
Renungan Harian 17 Februari 2022
REGENERASI KEPEMIMPINAN Renungan Harian 17 Februari 2022
Ulangan 31:1-30
Ulangan 31:2-3. Berkatalah ia kepada mereka: “Aku sekarang berumur seratus dua puluh tahun;aku tidak dapat giat lagi …Yosua, dialah yang akan menyeberang di depanmu,seperti yang difirmankan TUHAN.
Musa adalah seorang yang berjalan bersama Tuhan meski dengan segala keterbatasan dan jatuh bangunnya. Di usia 120 tahun, ia menyadari dirinya sudah lemah, tidak seperti dulu lagi bisa leluasa pergi keluar dan masuk negeri. Sebagai orang yang berjalan bersama Tuhan, terlihat kedewasaan rohani Musa. Ia tidak hanya berpikir untuk masa sekarang, tapi juga masa depan umat Allah. Dia menyadari sudah tiba baginya untuk menyerahkan estafet kepemimpinan kepada generasi berikutnya. Supaya regenerasi berjalan harus ada pewarisan visi dan misi serta penerusan kepemimpinan. Yosua dipersiapkan menjadi penerus Musa.
Regenerasi adalah perintah Allah yang progresif dan terus bekerja. Sebagai gereja atau umat Tuhan, mari kita bekerja bagi kerajaan Allah, bukan hanya bekerja bagi masa depan sendiri. Jika kita mengutamakan kerajaan Allah dan kebenaran-Nya, semua berkat akan ditambahkan.
Musa sangat peduli dengan keselamatan lahir dan batin umat Allah. Sebelum mati, ia mempersiapkan penggantinya. Selain itu, ia juga mempersiapkan umat Israel supaya tetap setia dan percaya kepada Allah. Apakah kita peduli kepada mereka yang belum mendengar Injil? Apakah kita merawat dan memperlengkapi mereka yang dipercayakan kepada kita dengan kebenaran firman dan tetap fokus kepada Tuhan? Segala sesuatu akan lenyap, Musa akan meninggal, kita juga akan selesai, nama dan harta akan lenyap, hanya firman Allah yang tetap selama-lamanya.
Mari kita melakukan persiapan diri yang terbaik, sebelum Tuhan memanggil pulang. Wariskan iman kita dalam Kristus kepada minimal keluarga sendiri. Pastikan orang-orang terdekat yang kita kasihi tetap fokus kepada Allah, mendengarkan firman-Nya, dan berjalan bersama-Nya. Ingat, Tuhan mengasihi mereka, kita juga mengasihi mereka, bukan?
Doa: “Tuhan, kami mau mewariskan generasi yang takut akan Engkau. Beri hikmat pada kami untuk bisa mempersiapkan hal ini. Amin.”
Bacaan Setahun: Imamat 8-9; Matius 26:47-75.
Untuk membaca artikel atau renungan yang lain silakan klik disini
[DISPLAY_ULTIMATE_SOCIAL_ICONS]
Doa: “Tuhan Yesus, kami mau menabur apa yang ada pada kami, karena kami mengasihi-Mu dan percaya kepada-Mu.Doa: “Tuhan Yesus, kami mau menabur apa yang ada pada kami, karena kami mengasihi-Mu dan percaya kepada-Mu.Doa: “Tuhan Yesus, kami mau menabur apa yang ada pada kami, karena kami mengasihi-Mu dan percaya kepada-Mu.Doa: “Tuhan Yesus, kami mau menabur apa yang ada pada kami, karena kami mengasihi-Mu dan percaya kepada-Mu.
GBI Pasir Koja 39 Bandung