Renungan Harian 17 April 2021

OLEH PENGORBANAN KRISTUS

Ibrani 10:19-20, 25

Ibrani 10:19. Jadi, saudara-saudara, oleh darah Yesus kita sekarang penuh keberanian dapat masuk ke dalam tempat kudus.

Ada banyak orang yang tidak mau datang beribadah kepada Tuhan karena jatuh ke dalam dosa. Mereka berpikir, bahwa Tuhan pasti akan menolak ketika mereka datang ke hadapan-Nya untuk beribadah. Tentu pikiran ini adalah pikiran yang belum mengenal pribadi Tuhan Yesus. Yesus sendiri pernah berkata, bahwa “Bukan orang sehat yang memerlukan tabib, tetapi orang sakit; Aku datang bukan untuk memanggil orang benar, tetapi orang berdosa, supaya mereka bertobat.” (Luk. 5:31-32).

Kita harus mengakui, bahwa kita adalah orang berdosa, dan ini bukan berarti bahwa Tuhan menolak kita. Justru Tuhan Yesus datang untuk menerima dan menyelamatkan hidup kita dari upah dosa. Tidak ada dosa yang tidak bisa diampuni oleh Tuhan Yesus melalui pengorbanan-Nya di atas kayu salib. Selama kita mau merendahkan hati untuk datang kepada-Nya dan memiliki kemauan untuk bertobat, maka Tuhan Yesus pasti mengampuni dosa kita (Yes. 1:18).

Jadi pengorbanan Tuhan Yesus di atas kayu saliblah yang seharusnya menjadi motivasi utama kita datang beribadah kepada-Nya (Ibr. 10:19-20, 25). Jika kita telah menyadari, bahwa Kristus telah mengorbankan nyawa-Nya di atas kayu salib demi pengampunan dan keselamatan kekal bagi kita, maka beribadah bukan lagi menjadi sesuatu yang terpaksa dan menjenuhkan bagi kita. Kalau kita merenungkan pengorbanan Kristus di atas kayu salib, maka dengan kesadaran diri sendiri tanpa dipaksa oleh siapa pun, maka kita pasti beribadah kepada Tuhan bahkan akan mengingatkan dan mengajak saudara seiman untuk sama-sama beribadah kepada-Nya.

Pengorbanan Kristus haruslah menjadi dasar dan motivasi kita untuk beribadah kepada-Nya dan jika kita setia dan tekun beribadah kepada-Nya, pasti Tuhan akan memberi berkat dan pemeliharaan-Nya dalam hidup kita.

Doa: “Tuhan Yesus, kami mau setia beribadah kepada-Mu semata-mata karena karya-Mu di atas kayu salib bagi kami. Amin.”

Bacaan Setahun: Lukas 2:41-52; Roma 2:17-29; Mazmur 123-124; Bilangan 29.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …