
JANGAN KUATIR
Matius 26:47-56
Lukas 12:26. “Jadi, jikalau kamu tidak sanggup membuat barang yang paling kecil, mengapa kamu kuatir akan hal-hal lain?”
Saat Yesus diadili, murid-murid-Nya sudah menyebar meninggalkan-Nya untuk mati sendirian, kecuali satu orang. Yudas, yang menjual Yesus seharga seorang budak menggantung diri dan tidak ditemukan selama beberapa hari berikutnya. Murid-murid yang lain – semuanya melarikan diri jauh-jauh ke tempat persembunyian mereka masing-masing (Mat. 26:56).
Yohanes tetap berada di dekat salib ketika Yesus membayar pertempuran-Nya sendirian melawan si jahat, meskipun ia tidak mengerti arti penting dari apa yang ia saksikan. Semua murid-Nya melihat, bahwa mimpi-mimpinya tentang sebuah kerajaan baru perlahan-lahan memudar bersama dengan setiap tarikan nafas yang penuh perjuangan dari raja mereka. Tampaknya siapa pun yang melihatnya melalui mata jasmaninya akan beranggapan, bahwa kegelapan, Iblis, dan kematian sudah berhasil mengalahkan Anak Allah, sekali untuk selamanya.
Roh-roh jahat, kegelapan, dan kematian …ketiganya bekerja dengan rajin di sepanjang pelayanan Yesus untuk menjadikan hari yang panjang dan menyakitkan. Apa yang tidak dilihat oleh Yohanes dan murid-murid yang lain – meskipun Yesus sudah mengatakannya – adalah bahwa kematian Sang Mesias akan menghujam langsung pada jantung si jahat.
Mungkin saat ini kita sedang menghadapi masalah-masalah yang sepertinya tidak kunjung selesai, peperangan batin, roh-roh jahat, kegelapan atau menjelang kematian, sepertinya tidak ada jalan ke luar, percayalah bahwa kematian Yesus sudah mengalahkan semuanya. Jadi jangan takut dan kuatir lagi menghadapi kehidupan ini. Ingat selalu janji-janji-Nya untuk hidup kita.
Doa: “Tuhan Yesus yang baik, apa pun yang saat ini sedang kami lalui, kami percaya kuasa-Mu telah mengalahkan semua kegelapan. Bersama-Mu, kami pasti menang. Amin.”
Bacaan Setahun: Lukas 2:41-52; Roma 2:17-29; Mazmur 123-124; Bilangan 29
GBI Pasir Koja 39 Bandung