Renungan Harian (16 Mei 2016)

16BATU PERINGATAN

Kisah Para Rasul 5:1-11.

Kisah Para Rasul 5:3. “Tetapi Petrus berkata: “Ananias, mengapa hatimu dikuasai Iblis, sehingga engkau mendustai Roh Kudus dan menahan sebagian dari hasil penjualan tanah itu?”

Ananias dan Safira adalah batu peringatan yang sangat serius bagi kita. Keduanya menjadi peringatan bagi kita, khususnya yang melayani Tuhan, untuk memiliki roh yang takut akan Allah. Ananias dan Safira melakukan dosa dengan mendustai Roh Kudus dan mencobai Tuhan. Mereka menahan sebagian dari hasil penjualan tanah mereka dan barulah sebagian lain dibawa dan diletakkannya di depan kaki rasul-rasul. Mereka bukan saja mendustai manusia tetapi juga mencoba menipu Allah. Dan akibatnya mereka mengalami hukuman yang sangat mengerikan.

Pelajaran terpenting dari Ananias dan Safira adalah masalah hati yang tidak jujur di hadapan Allah. Integritas kita sebagai hamba Tuhan merupakan sebuah harga mati bagi Allah. Oleh sebab itu, hendaknya kita senantiasa menjaga hati dan hidup kita dan tidak membuka celah sedikit pun bagi Iblis untuk masuk ke dalam hati kita. Dari hati kitalah terpancar kehidupan, karenanya kehidupan Kristus lewat Roh Kudus hanya akan memancar dari hati yang lurus dan bersih di hadapan Allah.

Ingatlah, bahwa apa pun bentuknya, mendustai Allah adalah perangkap dan tipu daya Iblis yang dapat berakhir pada kebinasaan. Apakah hati Anda saat ini sudah tercemar dengan ketidakjujuran di hadapan Tuhan? Jika ada, segeralah bereskan di hadapan Tuhan.

Doa: “Ampuni kami ya Tuhan dan sucikanlah kami dari kejahatan. Kami tidak mau mendustai Roh-Mu dan mendukakan-Nya. Kami mau hidup senantiasa takut akan Tuhan. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …