
TEMAN UNTUK MENJADI MURID-NYA
2 Timotius 1:1-11
Roma 12:16. Hendaklah kamu sehati sepikir dalam hidupmu bersama; janganlah kamu memikirkan perkara-perkara yang tinggi, tetapi arahkanlah dirimu kepada perkara-perkara yang sederhana. Janganlah menganggap dirimu pandai!
Manusia diciptakan sebagai makhluk sosial yang membutuhkan teman. Dan dari sekedar teman biasa, menjadi teman sejati – bukan hanya sekedar kenalan tetapi menjadi seseorang yang berada di sana bersama Anda ketika Anda paling membutuhkannya. Tuhan menempatkan rekan sekerja, teman sekelas, tetangga dan rekan dalam tim Anda atau dalam hidup Anda secara khusus. Bukan kebetulan mereka hadir di hidup Anda. Anda harus berbagi dengan mereka tentang keputusan yang paling penting yang akan mereka buat. Jika Anda tidak memberitahukan mereka tentang apa yang telah Tuhan Yesus lakukan, siapa lagi?
Orang Kristen cenderung jatuh dalam salah satu dari dua hal ekstrem yaitu isolasi atau imitasi. Beberapa mengatakan, “Saya tidak ingin tercemar oleh dunia, lingkungan.” Oleh sebab itu beberapa orang mengisolasi diri, mereka membangun dinding dan budaya kecil sendiri bahkan membentuk sebuah komunitas yang eksklusif dan merasa paling benar juga kudus. Isolasi menjadikan kita tidak bekerja. Bagaimana Anda akan membangun persahabatan jika Anda mengisolasi diri dari lingkungan?
Hal ekstrim lainnya adalah menjadi imitasi. Mereka mengatakan, ”Marilah menjadi sama dengan dunia. Berpakaian ala orang dunia, berbicara seperti yang orang dunia katakan, mereka juga melakukan budaya dan memiliki nilai yang sama dengan orang dunia. Mereka menjadi tidak berbeda dengan dunia.
Ini bukan yang Tuhan inginkan. Jawabannya bukan isolasi atau imitasi, tetapi insulasi dan infiltrasi. Anda harus menjadi garam dan terang bagi lingkungan bahkan dunia di mana Anda hidup. Dan Anda akan menembus dunia dengan kebaikan yang Allah telah lakukan dalam hidup Anda. Caranya? Ceritakan dan jadikan teman Anda murid Tuhan.
Doa: “Tuhan Yesus, kami mau menjadi sahabat yang menggarami dan menerangi lingkungan kami. Tolong dan mampukan kami, ya Roh Kudus. Amin.”
Bacaan Setahun: 1 Petrus 1:1-9; 1 Timotius 1:1-11; Yeremia 48:21-47; Nehemia 1-2.
GBI Pasir Koja 39 Bandung