HAWA AHMED
Lukas 21:12-19
Lukas 21:13. “Hal itu akan menjadi kesempatan bagimu untuk bersaksi.”
Seorang teman menceritakan kisah perjuangan pertobatan seseorang yang membakar semangat untuk membagikan iman kita .
Kisah seorang mahasiswa non Kristen di Afrika, Hawa Ahmed yang memutuskan untuk menjadi Kristen setelah membaca sebuah traktat di asramanya. Namun, adalah sebuah pergumulan yang berat saat ia harus mengatakan hal itu kepada ayahnya, karena sang ayah adalah seorang pemuka agama yang dulu dianutnya. Sang ayah dan saudara laki-lakinya menjadi sangat murka, mereka melucuti pakaiannya dan mendudukkan dia di sebuah kursi listrik.
Faith, nama baru Hawa Ahmed duduk di kursi itu sambil memeluk Alkitabnya. Anehnya listrik tidak dapat mengaliri kursi tersebut. Mereka mencoba terus tapi tidak pernah berhasil. Akhirnya mereka menyerah, dan melepaskan Faith yang dalam keadaan telanjang tersebut ke tengah jalan. Faith berjalan sambil malu karena semua orang memandangnya dengan pandangan yang aneh. Tidak lama setelah itu seorang teman mengajaknya masuk ke rumahnya dan memberi Faith pakaian. Esoknya, temannya itu bertanya kepada para tetangga tentang apa yang mereka pikirkan saat melihat Faith tanpa busana di jalanan.
“Aku tidak mengerti apa yang engkau tanyakan?” mereka bertanya. “Gadis itu memakai baju putih yang sangat indah. Bahkan kami bertanya-tanya kepada diri kami sendiri mengapa ada seorang gadis yang memakai baju putih seindah itu?”
Tuhan tidak pernah mempermalukan umat-Nya. Tuhan menyatakan pembelaan-NYA kepada kita. Hal ini telah terbukti mulai dari zaman Daniel, Sadrakh, Mesakh dan Abednego. Jika kita berada dalam jalan-Nya, maka kita harus percaya bahwa ia adalah penolong kita dan kesetiaan-NYA sungguh terbukti. Jangan pernah tinggalkan Yesus dan tetaplah di jalan-Nya, rasakan pertolongan dan kesetiaan-Nya.
Doa: “Tuhan Yesus, terima kasih untuk perlindungan-Mu. Beri keberanian kepada kami untuk menyatakan iman kami pada dunia. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung