Renungan Harian, 16 November 2018

ARTI NAMA

Amsal 22: 1

Keluaran 20:7. “Jangan menyebut nama TUHAN, Allahmu, dengan sembarangan, sebab TUHAN akan memandang bersalah orang yang menyebut nama-Nya dengan sembarangan.”

Ketika kita dilahirkan, kita tidak pernah memilih nama yang akan kita gunakan dalam hidup ini. Nama itu diberikan oleh orang tua kita dengan sejuta harapan. Walaupun kita tidak memilih sendiri, kita akan bangga dengan nama yang kita sandang. Kita akan peduli dan menjaga nama baik kita. Apakah yang akan kita lakukan ketika ada orang menghina nama kita?

Nama menunjuk pada pribadi kita. Memburukkan nama kita berarti menghina siapa kita sebagai pribadi. Tidak ada seorangpun yang menyukai hal itu. Kita tentu ingin menjaga nama baik kita.

Allah pencipta alam semesta, menuntut manusia menghormati nama-Nya. Nama-Nya kudus dan layak disembah.  Allah memperingatkan agar kita tidak menyebut nama TUHAN, Allah, dengan sembarangan, sebab TUHAN akan memandang bersalah orang yang menyebut nama-Nya dengan sembarangan. Kata sembarangan secara harfiah dapat diterjemahkan sebagai ‘dengan cara yang sia-sia, tak bermakna, tak tulus, dan sembrono’.

Kita tidak boleh menyebut nama TUHAN  sebagai sumpah serapah. Sering orang menyebut nama Yesus karena latah. Ada yang berbeda dengan nama Yesus ketika disebut. Ada kesembuhan, kelepasan dan kemenangan ketika nama Yesus disebut dengan hormat.

Doa: “Tuhan Yesus, aku menghormati nama-Mu. Terima kasih untuk nama-Mu yang berkuasa. Amin.”

 

 

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …