Renungan Harian (16 Maret 2018)

KETIKA TUHAN MEMOHON

Hosea 11:1-11

Kejadian 50:20. “Memang kamu telah mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan, dengan maksud melakukan seperti yang terjadi sekarang ini, yakni memelihara hidup suatu bangsa yang besar.

Nabi Hosea mendapatkan kepercayaan dari Allah untuk memahami perasaan-Nya terhadap bangsa Israel. Allah meminta Hosea untuk membangun sebuah keluarga yang mencerminkan hubungan Allah dengan bangsa Israel. Hosea mentaati perintah Allah dengan menikahi seorang perempuan sundal dan memperanakkan tiga orang anak yang menjadi simbol untuk peristiwa demi peristiwa yang dialami bangsa Israel.

Pengalaman Hosea di dalam keluarganya membuka pengertian kita terhadap pikiran dan perasaan Allah kepada manusia. Firman Tuhan mengungkapkan keselamatan yang Allah berikan setelah manusia jatuh ke dalam dosa. Allah bukan hanya menyediakan jalan agar manusia menerima keselamatan tetapi bekerja keras sedemikian agar manusia mengerti, menerima keselamatan, dan mengasihi-Nya. Kerja keras Allah ditunjukkan dengan berbagai cara mulai dari ancaman, murka, hukuman, bahkan memohon. Kitab Hosea mencatat Allah berkata, Ia memanggil, mengajar berjalan, menarik dengan kesetiaan dan mengikat dengan kasih, mengangkat beban, dan memberi makan.

Inilah yang telah kita saksikan, Allah tidak hanya bersimpati tetapi berempati, Allah tidak hanya berkata “kasihan” tetapi bertindak. Kasih Allah mengalahkan seluruh kejahatan manusia. Allah berharap Ia dipercaya, Allah berharap Ia dikasihi tanpa dimintai imbalan, Allah memohon dengan sangat kepada kita.

Peristiwa Yusuf mengingatkan kita kepada kasih Allah yang luar biasa. Saat orang-orang di sekitar Yusuf mereka-rekakan yang jahat, kasih Allah sanggup mengubahnya menjadi kebaikan. Hal yang sama akan terjadi dalam diri kita, jika kita menanggapi permohonan-Nya untuk menerima kasih dan mengasihi-Nya. Gali kasih Allah dalam kehidupan kita dan jadikan kasih-Nya sebagai fondasi kehidupan kita.

Doa: “Buat kami memahami betapa dalam, lebar dan tingginya kasih-Mu atas kami, ya Allah. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …