Renungan Harian, 16 Juli 2018

MAU PEDULI

Filipi 2:1-4

Yakobus 3:16. “Sebab di mana ada iri hati dan mementingkan diri sendiri di situ ada kekacauan dan segala macam perbuatan jahat.”

Sebuah lembaga survei di Amerika Serikat, mengadakan suatu penelitian terhadap para remaja yang terjun di dunia prostitusi. Ketika mereka ditanyakan mengenai alasan melakukan hal tersebut, seringkali kita menduga jawabannya adalah kebutuhan ekonomi, keluarga yang tidak sehat, atau korban perdagangan manusia. Hal tersebut memang benar. Namun, sebuah hal yang mencengangkan bahwa mayoritas dari para remaja tersebut menjawab, “Tidak ada yang mau mendengarkan saya. Saya membutuhkan orang yang mau mendengarkan saya. Orang yang cukup peduli menyediakan waktunya untuk mendengarkan permasalahan hidup yang saya alami, sebelum masuk dalam dunia hitam ini.”

Kisah ini adalah sebuah ironi yang nyata. Tidak sekedar nyata, tetapi kisah ini mungkin berada di sekitar kita. Sebuah refleksi bagi kita, apakah saat ini kita bersikap acuh tak acuh kepada orang di sekitar kita? Ingatlah, bahwa Tuhan menginginkan kita untuk mengesampingkan kepentingan diri sendiri atau lebih tepatnya keegoisan kita.

Cobalah untuk mendengarkan orang di sekitar, terutama orang-orang yang dekat dengan kita. Hal yang sederhana tetapi butuh pengorbanan dalam mendengarkan: waktu dan tenaga. Percayalah, pengorbanan yang kita lakukan tidak akan sia-sia.

Setidaknya ada tiga hal yang mereka rasakan ketika kita mau menyediakan diri untuk mendengarkan: merasa dihargai, merasa dipedulikan, merasa dikasihi. Hal-hal inilah yang mempertemukan mereka dengan Kristus dan menyelamatkan kehidupan mereka.

Doa: “Beri kami hati yang mau selalu peduli dengan sesama agar mereka dapat merasakan kasih-Mu melalui kami. Di dalam nama Tuhan Yesus. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …