Matius 17:24-27
Matius 17:27. “Tetapi supaya jangan kita menjadi batu sandungan bagi mereka, pergilah memancing ke danau. Dan ikan pertama yang kaupancing, tangkaplah dan bukalah mulutnya, maka engkau akan menemukan mata uang empat dirham di dalamnya. Ambillah itu dan bayarkanlah kepada mereka, bagi-Ku dan bagimu juga.”
Alkisah di sebuah ruang kelas seorang guru bertanya kepada Budi, muridnya. “Budi, jika teman kamu meminjam uang Rp. 5000,- ke kamu, maka berapa uang yang akan dia kembalikan?” Budi pun menjawab, “Gak ada Bu..” Sang guru pun menjadi sedikit gusar dan berkata, “Loh, kamu masih belum bisa berhitung?” Budi lalu kembali menjawab dengan suara sedih, “Yah, bukan saya tidak bisa berhitung Bu. Tetapi Ibu gak kenal sih sama teman saya…”
Kisah di atas memang lucu tetapi juga mengenaskan karena hal tersebut kerap saya temui di kehidupan sehari-hari. Punyakah Anda seorang teman yang dikenal sebagai tukang meminjam dan tidak pernah mengembalikan? Saya punya dan bahkan saya dulu adalah orang yang seperti itu. Sampai akhirnya Tuhan menegur saya dan saya bertobat. Kalau mengingat karakter saya yang dulu, rasanya sampai hari ini saya masih sangat malu. Buruk sekali!
“Kita belum tahu karakter seseorang sampai kita berurusan soal uang dengannya.” Ya, karakter seseorang teruji lewat bagaiman ia bersikap soal uang. Apakah ia seorang pembohong, pencuri, penipu, pengkhianat, oportunis, suka memanfaatkan orang lain, pelit, tamak, dll. semua itu ternilai jelas ketika Anda dan saya berurusan soal uang dengannya. Banyak orang yang terlihat sangat rohani tetapi mengecewakan ketika diuji lewat perkara keuangan.
Hari ini Tuhan mengingatkan kita untuk hidup benar soal keuangan. Kembalikan jika Anda meminjam. Jangan menipu, jangan memanfaatkan orang lain dan suka dengan hal yang ‘gratisan’. Jangan pelit karena Tuhan ingin umat-Nya menjadi berkat. Jangan tamak agar tidak terjadi perselisihan dengan orang lain. Muliakanlah Tuhan lewat hartamu itu tidak hanya bicara soal memberi, tetapi juga biarlah kiranya Tuhan dipermuliakan lewat bagaimana Anda dikenal lewat hal keuangan Anda. Biarlah Anda dikenal sebagai orang yang jujur, murni, tulus dan dapat dipercaya, sehingga nama Tuhan dipermuliakan lewat hidup Anda dan tentunya Anda akan hidup dalam kelimpahan berkat-Nya.
Doa: “Kami mau hidup benar dalam hal keuangan sehingga tidak menjadi batu sandungan. Tolong dan mampukan kami, ya Roh Kudus. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung
