Renungan Harian, 16 Januari 2019

INVESTASI VS SPEKULASI

Kejadian 6:1-22

Kejadian 6:22. “Lalu Nuh melakukan semuanya itu; tepat seperti yang diperintahkan Allah kepadanya, demikianlah dilakukannya.”

Nuh adalah seorang investor pertama menurut Alkitab. Ia bekerja keras selama bertahun-tahun untuk masa depan keluarganya dengan membangun sebuah bahtera. Ia merelakan diri untuk tidak bersantai dan menikmati kesenangan hidup seperti teman dan masyarakat pada umumnya, tetapi bekerja keras dan mengerahkan segala daya kemampuannya melakukan perintah Allah. 

Apa yang dilakukan Nuh dapat dikategorikan sebagai tindakan investasi yang berorientasi jangka panjang. Perilaku umat manusia yang hanya berorientasi jangka pendek, berjiwa hedonis dan mencari kesenangan sesaat, keuntungan besar, cepat dan mudah tanpa memperhitungkan nilai akan menyeret kehidupan manusia pada akhir yang buruk.

Banyak iklan di media massa maupun sosial media mengenai cara mudah untuk menjadi kaya. Bisnis penanaman uang, saham dan tipe bisnis lain, yang intinya membujuk orang yang terlibat di dalamnya menjadi kaya membuat anak-anak Tuhan tergoda untuk mengambil jalan pintas. Namun, mereka melupakan satu prinsip penting yaitu investasi. Kita belajar dari kisah Nuh, bahwa untuk sukses menyelesaikan panggilan Tuhan dalam hidup kita membutuhkan investasi. Investasi tidak selalu berbicara tentang keuangan. Investasi bisa berbicara juga mengenai tenaga, pikiran, kerja keras dan mengerahkan segala yang kita miliki untuk dapat menggenapi panggilan Tuhan dalam hidup kita.

Mudah untuk hidup hanya dengan spekulasi. “Saya kira saya akan beruntung hari ini”, “Saya rasa akan dapat ‘cuan’ besar hari ini”, “Cuaca bagus begini, sepertinya peruntungan akan bagus. Coba-coba ah, berjudi, pasti balik modal segera.” Mentalitas spekulasi inilah yang membuat banyak anak Tuhan terjebak dalam utang piutang dan terjerat kemiskinan. Marilah kita renungkan apakah hidup kita sudah merupakan investasi bagi kerajaan Allah ataukah hanya spekulasi?

Doa: “Bapa di sorga, beri kami hikmat agar kami bijaksana dalam berinvestasi, sehingga hidup kami dapat memuliakan-Mu senantiasa. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …