Renungan Harian (16 April 2016)

16HERMENEUTIKA

1 Timotius 4:1-16

1 Timotius 4:13. “Sementara itu, sampai aku datang bertekunlah dalam membaca Kitab-kitab Suci, dalam membangun dan dalam mengajar.”

Hermeneutika adalah salah satu cabang ilmu dalam teologi yang berkonsentrasi pada penafsiran ayat-ayat Alkitab. Tujuan utamanya adalah untuk menggali maksud penulis Alkitab yang sebenarnya, setelah itu ditemukan prinsip-prinsip untuk melakukannya. Dalam hal ini dikenal kemudian istilah eksegesis (menggali makna Alkitab) dan bukan eisegesis (memasukkan ide sendiri ke dalam Alkitab).

“Ah, saya ngga mau pusing soal itu, pokoknya apa yang tertulis di dalam Alkitab, saya lakukan. Tidak ada penfasiran-penafsiran…” begitu kata salah seorang Kristen. “Hermeneutika itu tugasnya pendeta atau pelajar Alkitab, bukan tugas jemaat,” kata yang lain lagi. Ada juga yang berujar, “Saya sih baca saja, tahu atau tidak, itu urusan belakangan.” Kira-kira demikianlah beragam tanggapan orang percaya terhadap pembacaan dan pemahaman Alkitab.

Alkitab adalah firman Allah tertulis yang diberikan-Nya melalui perantaraan penulis dengan berbagai macam latar belakang. Alkitab bukan buku langsung jadi yang jatuh dari langit atau didiktekan Tuhan untuk diselesaikan dalam semalam. Itulah alasan mengapa kita harus menjadi orang-orang percaya yang terus mendalami kebenaran firman-Nya di dalam Alkitab. Setiap kita dituntut menjadi pelaku hermeneutika tanpa harus menjadi mahasiswa teologi.

Ingatlah, bahwa kesalahpahaman pengertian kita kepada Alkitab dapat berbuah sikap yang salah, lalu dilanjutkan dengan tindakan yang keliru pula. Belum lagi ada pengajar-pengajar palsu yang sengaja memutarbalikkan kebenaran. Hari-hari ini kita tidak hanya berhadapan dengan perbaikan hidup dari segi moralitas, tetapi juga berhadapan dengan mereka yang terus mengajarkan kepalsuan. Jika kita hanya pasrah saja, kita akan sangat rentan disesatkan. Tidak ada cara lain untuk tertanam di dalam kebenaran, kecuali semakin mendalami kebenaran firman Allah yang tertulis di dalam Alkitab. Mari, jadikan bertekun di dalam pembacaan dan pendalaman firman-Nya sebagai komitmen kita bersama. (NK).

Doa: “Kami mau terus bertekun dalam pembacaan dan pendalaman firman-Mu di gereja kami, ya Allah. Agar kami tidak disesatkan oleh pengertian yang salah atau oleh para pengajar-pengajar palsu. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …