Renungan Harian (16 Agustus 2016)

16NICOLLO PAGANINI

Efesus 2:8-10

Efesus 2:10. “Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.”

Di depan gerbang suatu jembatan di salah satu kota di Eropa, duduklah seorang peminta-minta. Ia setiap hari duduk di situ sambil memainkan biolanya yang sudah usang dan menaruh kaleng di depan dia duduk. Pada suatu hari seorang pria yang berjubah panjang, datang menghampiri pengemis tadi dan meminta agar pengemis itu meminjamkan biola usangnya. Tentu saja pengemis itu menolak, dan berkata, “Tidak!! Ini adalah hartaku yang paling mahal!” Tapi orang tersebut terus membujuk agar si pengemis mau meminjamkan biolanya, meski hanya untuk sebuah lagu. Akhirnya pengemis buta itu memberikan biolanya.

Sang pria berjubah panjang mulai memainkan sebuah lagu dengan begitu indah. Suara biola yang begitu halus di tangannya, membuat semua yang lewat berhenti dan mereka mengelilingi si pendatang dan pengemis tersebut. Kaleng yang tadinya kosong kini telah penuh dengan uang. Akhirnya ia pun harus menyelesaikan permainannya, dan sambil mengucapkan terimakasih, ia mengembalikan biola tersebut kepada si pengemis.

Si pengemis dengan berlinang air mata, bertanya: “Siapakah Anda orang budiman?” Si pendatang tersenyum dan menyebutkan namanya “Paganini”. Nicollo Paganini adalah seorang maestro biola, ia ‘memberi’ sesuai dengan profesi dan keahliannya.

Ada banyak cara bagi kita untuk menjadi seperti “Paganini” dalam membantu orang lain, sesuai dengan talenta dan profesi kita masing-masing.

Doa: “Kami rindu agar lewat talenta dan profesi yang kami miliki, kami dapat menjadi saluran berkat bagi orang lain. Di dalam nama Tuhan Yesus. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …