Renungan Harian, 15 September 2019

MURID YANG MEMURIDKAN

Kisah Para Rasul 9:10-24

Kisah Para Rasul 9:10. “Di Damsyik ada seorang murid Tuhan bernama Ananias. Firman Tuhan kepadanya dalam suatu penglihatan: “Ananias!” Jawabnya: “Ini aku, Tuhan!”

Kata kunci bacaan di atas adalah “taat“. Ya seandainya seorang murid Tuhan yang bernama Ananias tidak taat akan suara Tuhan. Jika ia lebih mengikuti suara hatinya, kekuatirannya dan akal pikirannya yang mengatakan, bahwa Saulus adalah seorang perwira Roma yang membenci anak-anak Tuhan bahkan tidak sedikit yang dibunuh oleh kekuasaannya, maka Saulus tidak akan menjadi alat pilihan Tuhan lewat hidupnya. Bersyukur Ananias berani mengambil resiko dan memercayai penyertaan Tuhan yang pasti menyelamatkannya.

Seorang murid yang baik tentu mengikuti apa yang diperintahkan gurunya sekalipun berat resiko dan tugas tersebut, tetapi setiap resiko dan perintah pasti ada manfaat yang akan diperolehnya. Seperti yang diperoleh ananias. Ketika ia taat, maka ia melihat dan menyaksikan sebuah mujizat terjadi dan seorang Saulus yang begitu membenci murid Tuhan berubah menjadi seorang murid Tuhan, bahkan menjadi alat pilihan Tuhan untuk memuridkan bangsa di luar Yahudi.

Tugas apa yang Anda dapatkan sebagai murid Tuhan? Jangan takut dan ragu, tetapi bertindaklah. Ada kepuasan ketika Anda berani menyampaikan Injil keselamatan kepada orang di tempat kerja, di sekolah, kampus dan tempat lain yang mungkin Anda pikir tidak mungkin. Jadilah murid yang berani menanggung resiko untuk bisa memuridkan orang lain, melalui apa pun yang Tuhan berikan dan ijinkan dalam hidup kita.

Barangkali tidak pernah terpikirkan jika melalui apa yang kita lakukan, di kemudian hari kita melihat orang yang menjadi alat pilihan Tuhan yang luar biasa dipakai untuk kemuliaan nama Tuhan dari hasil pelayanan kita. Saulus yang kemudian berganti Paulus menjadi rasul Tuhan yang hebat. Ketaatan Ananias, sekalipun Ananias tidak seterkenal Paulus, namun, Ananias adalah seorang murid Tuhan yang berhasil menghasilkan murid Tuhan.

Ayat Bacaan Setahun: Yohanes 18:12-18, Kolose 1:1-8, Yeremia 18:18-19:15, 1 Tawarikh 24-25

Doa: “Kami mau menjawab panggilan tugas-Mu seperti Ananias, “Ya, ini aku, Tuhan.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …