Renungan Harian, 15 November 2019

TERHIMPIT

Daniel 2

Daniel 2:19. “Maka rahasia itu disingkapkan kepada Daniel dalam suatu penglihatan malam. Lalu Daniel memuji Allah semesta langit.”

Pernahkah Anda mengalami masa di mana Anda merasa terhimpit oleh masalah? Anda dibuat tak berdaya. Anda benar-benar menemui jalan buntu! Bagaimana Anda dapat memuliakan Allah dengan kondisi tersebut! Mari kita belajar dari Daniel yang begitu mempercayai Allahnya dan memuliakan Allah karena kondisi yang menghimpitnya.

Daniel menghadapi seorang raja yang besar kekuasaannya tetapi memiliki ketakutan yang luar biasa dan sangat egois. Raja Nebukadnezar memiliki masalah dengan mimpinya. Raja memanggil orang-orang bijak datang kepadanya. Raja ingin agar mereka memberitahukan arti mimpinya kepadanya, tetapi tidak mau menceritakan mimpinya. Raja mengancam akan menghukum mati dan akan menghancurkan rumah mereka sampai semuanya menjadi debu dan abu.

Raja meminta sesuatu yang sangat sukar dikerjakan. Menurut para bijak di Babel, hanya Allah yang dapat memberitahukan kepada raja mimpi dan artinya, tetapi Allah yang tidak tinggal bersama manusia. Ketika raja mendengar itu, ia sangat marah. Jadi, Raja Nebukadnezar memberi pengumuman agar semua orang bijak yang ada dibunuh. Termasuk Daniel dan teman-temannya.

Ketika Daniel mendengar hal itu, ia sama sekali tidak panik karena ia percaya, bahwa Allah akan menolongnya. Ia meminta waktu kepada raja. Selanjutnya Daniel meminta teman-temannya untuk berdoa kepada Allah yang di sorga, agar Allah bermurah hati kepada mereka dan menolong mereka memahami rahasia itu.

Sebagian besar dari kita benar-benar tak tahu apa yang harus dilakukan ketika menghadapi situasi yang mustahil. Mintalah bantuan Tuhan, sembah Dia dan percaya kepada-Nya! Penting untuk dipahami bahwa menyembah Tuhan itu lebih dari sekedar musik dan nyanyian. Kondisi yang paling mustahil sekalipun bisa menjadikan Anda menyembah-Nya.

Ayat Bacaan Setahun: 1 Yohanes 2:22-27; Titus 2:11-15; Yehezkiel 14; Amos 1

Doa: “Bapa di dalam nama Yesus, aku percaya hal terburuk dalam hidupku, bisa menjadikanku menyembah-Mu. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …