Renungan Harian (15 Mei 2017)

PULUNG GANTUNG

Roma 8:26-28

Roma 8:26. “Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan.”

Indonesia merupakan negara ke delapan tertinggi di dunia dalam hal bunuh diri. Dari seluruh wilayah di Indonesia, ternyata kabupaten Gunung Kidul di propinsi Jawa Tengah merupakan daerah tingkat bunuh dirinya tertinggi. Gunung Kidul memiliki alam yang sangat indah dan subur. Di balik keindahan Gunung Kidul terdapat mitos yang disebut “pulung gantung”. Pulung gantung adalah bunuh diri dengan cara menggantung diri. Dalam satu tahun  terdapat 33 kasus bunuh diri, itu berarti dalam 10 hari ada satu orang yang bunuh diri. Kebanyakan mereka bunuh diri dengan cara menggantung diri.

Pemerintah membentuk satgas berani hidup dan menyediakan tenaga medis serta psikiater. Para ahli menyelidiki apa penyebab bunuh diri ini? Ternyata bunuh diri ini dilakukan pada musim kemarau, saat-saat paceklik terjadi. Banyak orang-orang pada saat seperti itu menjadi frustasi dan putus asa. Saat ini, kebiasaan bunuh diri di kalangan muda semakin marak, walaupun tidak pada musim paceklik.

Di tengah maraknya bunuh diri yang dilakukan orang muda, ada seorang kakek berusia 82 tahun yang bernama Iman Sari. Sekalipun sudah tua, bapak Iman Sari tetap bekerja, beliau menganyam bambu untuk dijual. Apa yang membuat bapak Iman Sari mencapai usia tua dan tidak terpengaruh dengan mitos di kampungnya? Ternyata bapak Iman Sari, selalu memiliki harapan hidup dan mau bekerja keras

Banyak hal yang bisa membuat kita menjadi putus asa dan tidak tahu harus berbuat apa. Namun, firman Tuhan mengingatkan, bahwa ada Roh Kudus yang bisa menjadi jalan keluar. Dengan semangat hidup, bapak Iman Sari bisa menghadapi hidup yang berat tanpa terpengaruh mitos bunuh diri, apalagi kita anak Tuhan. Sudah sepantasnya  kita yang memiliki Roh Kudus bukan saja terhindar dari putus asa, tetapi menjadi jawaban bagi mereka yang putus asa. Marilah kita berdoa dengan keluhan yang terucap dalam pimpinan Roh Kudus.

Doa: “Roh Kudus, Engkau yang paling tahu perasaan terdalamku. Beri aku kekuatan dan penghiburan-Mu. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …