
Renungan Harian 15 Juli 2022
5 AREA WASPADA Renungan Harian 15 Juli 2022
Roma 12:16-21
Roma 12:16 Hendaklah kamu sehati sepikir dalam hidupmu bersama; janganlah kamu memikirkan perkara-perkara yang tinggi, tetapi arahkanlah dirimu kepada perkara-perkara yang sederhana. Janganlah menganggap dirimu pandai! Renungan Harian 15 Juli 2022
Keluarga adalah sebuah komunitas dan merupakan inisiatif Allah. Hanya sayangnya, lewat keluarga jugalah dosa tercipta, sehingga pada keturunan seterusnya dosa berkuasa. Dosa mengakibatkan hubungan dalam keluarga menjadi buruk dan keropos. Secara struktural dan fungsional terjadi kekacauan di dalam rumah tangga akibat dosa.
Ada 5 area yang harus diwaspadai oleh setiap keluarga karena dapat menghancurkan keluarga tersebut, yaitu: Persaingan, harga diri, egoisme, kesetiaan kepada Tuhan dan perhatian terhadap anak.
Persaingan, harga diri dan egoisme harus kita matikan, supaya kesetiaan kepada Tuhan dapat terus terjaga, dengan demikian keluarga pun dapat tetap harmonis dan terjaga kerukunannya. Dalam bahtera rumah tangga, suami dan isteri harus sehati dan sepikir. Ini lahir dari tujuan Ilahi yang sama. Jangan pernah menganggap diri pandai, dan jangan membalas yang jahat dengan yang jahat.
Oleh karena itu, kita harus menyediakan waktu untuk mezbah keluarga. Bangun kesepakatan dan kesehatian lewat doa bersama kepada Tuhan. Usahakan terus menerus kesatuan dalam keluarga. Orang tua juga harus memastikan, bahwa baik ayah dan ibu selalu hadir tidak hanya secara fisik, tetapi juga secara batin di hidup anak-anak mereka. Waktu dan perhatian harus diusahakan dan disediakan, bukan disisakan.
Dan, ketika konflik terjadi, ingatlah bahwa musuh kita bukanlah suami, isteri, orang tua atau anak, tetapi musuh keluarga adalah Iblis. Oleh sebab itu, selalu kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan (Kolose 3:14).
Doa: “Tuhan Yesus, penuhi kami dengan kasih-Mu dan mampukan kami mengasihi seperti Engkau telah mengasihi kami. Amin.”
Bacaan Setahun: Ezra 9-10; Kisah Para Rasul 10:1-23a.
Untuk membaca artikel atau renungan yang lain silakan klik disini
Dan, ketika konflik terjadi, ingatlah bahwa musuh kita bukanlah suami, isteri, orang tua atau anak, tetapi musuh keluarga adalah Iblis. Oleh sebab itu, selalu kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan (Kolose 3:14).
GBI Pasir Koja 39 Bandung