
KELUAR DARI MASA KRISIS
1 Raja-raja 17:7-16
Matius 6:33. “Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.”
Pernahkah Anda mengalami, bahwa untuk hari ini, Anda masih bisa membeli, tetapi Anda mulai gelisah dan khawatir karena besoknya Anda tidak lagi ada uang untuk membeli makanan. Jika Anda pernah mengalaminya atau bahkan sedang mengalaminya, belajarlah dari seorang janda di Sarfat, yang melewati masa krisis yang mungkin memiliki pengalaman yang sama dengan Anda.
Singkatnya, janda di Sarfat percaya terhadap apa yang dikatakan oleh Elia dan ia pun melakukan apa yang diminta oleh Elia, dengan penuh iman ia berani berkorban dengan mendahulukan kebutuhan Elia, baru kebutuhan dirinya serta anaknya. Karena ketaatan ia memberi dan berkoban sekalipun dalam kondisi kekurangan, maka seketika itu juga terjadi mukjizat dan terobosan dari Tuhan. Tepung dalam tempayan dan minyak dalam buli-buli tidak habis sampai waktu yang ditetapkan Tuhan. Ketaatan dalam memberi membuat mereka mengalami pemeliharaan Tuhan secara berkelanjutan.
Belajar dari janda tersebut, maka cara untuk keluar dari krisis keuangan adalah dengan taat kepada firman Tuhan yang disertai dengan iman untuk menabur, sekalipun penuh dengan kekurangan secara keuangan. Mulailah menabur dengan memberi apa yang Anda bisa beri, baik bagi hamba Tuhan, gereja, maupun orang-orang di sekitar Anda.
Tetapi ingat, lakukanlah segala sesuatu seperti untuk Tuhan Yesus, karena dari Dialah Anda akan mendapatkan mukjizat dari apa yang Anda tabur. Mungkin terasa sulit dan berat, tetapi mulai belajar bertindak untuk melakukannya. Dengan menabur dalam masa krisis, maka Anda pasti akan mengalami mukjizat dan terobosan dari Tuhan Yesus.
Matius 8:18-34; Kisah Para Rasul 5:1-11; Ayub 34-35; Kejadian 27:1-40
Doa: “Kami mau melakukan firman-Mu karena kami percaya kepada-Mu, ya Allah. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung