
Renungan Harian 15 Februari 2022
TETAP PERCAYA Renungan Harian 15 Februari 2022
Ayub 1:1-22
Yakobus 5:11. Sesungguhnya kami menyebut mereka berbahagia, yaitu mereka yang telah bertekun; kamu telah mendengar tentang ketekunan Ayub dan kamu telah tahu apa yang pada akhirnya disediakan Tuhan baginya, karena Tuhan maha penyayang dan penuh belas kasihan.
Ayub digambarkan sebagai seorang lelaki kaya berkarakter jujur yang mencintai Allah (Ayub 1:1), tetapi Allah mengizinkan Iblis menghancurkan ternaknya, kekayaannya, anak-anaknya, bahkan kesehatannya. Ayub tidak mau berhenti berharap kepada Allah sekalipun dia tidak mengerti mengapa hal tersebut terjadi padanya.
Ayub tidak menyembunyikan kedukaan yang meliputinya. Dalam penderitaannya ini, Ayub tetap percaya kepada Allah yang telah memberikan kekayaan dan keluarga kepadanya. Dia belum kehilangan imannya kepada Allah; sebaliknya emosi-emosinya menunjukkan bahwa dia manusiawi dan bahwa dia mengasihi keluarganya. Allah menciptakan emosi-emosi kita, dan tidaklah berdosa atau bukanlah hal yang tidak pantas kalau Anda mengekspresikan emosi itu seperti yang dilakukan oleh Ayub. Jika Anda mengalami kehilangan yang mendalam kekecewaan atau patah hati, akuilah perasaan-perasaan tersebut kepada diri Anda sendiri dan orang lain dan berdukacitalah
Pada ujian pertama dari Iblis ini, Ayub bereaksi dengan benar terhadap Allah dengan mengakui otoritas tertinggi Allah atas segala sesuatu yang Allah sudah berikan kepadanya. Iblis kalah dalam ronde pertama ini. Ayub lulus ujian tersebut dan membuktikan, bahwa manusia bisa mengasihi Allah karena siapa diri-Nya dan bukan karena apa yang Dia berikan.
Mungkin saat ini kita juga tidak mengerti dengan semua kesukaran yang kita alami, tetapi kita harus percaya pada Allah, bukan hanya karena apa yang sudah Dia berikan kepada kita, tetapi kita percaya karena siapa diri-Nya. Dia Allah segala allah, Tuhan segala tuhan, Dia pencipta bumi dan isinya, Dia tahu siapa kita.
Doa: “Bapa di dalam nama Tuhan Yesus, apa pun keadaan yang kami hadapi, kami mau tetap percaya kepada kasih, kebaikan dan kuasa-Mu. Amin.”
Bacaan Setahun: Imamat 4-5; Matius 26:1-25.
Untuk membaca artikel atau renungan yang lain silakan klik disini
[DISPLAY_ULTIMATE_SOCIAL_ICONS]
Doa: “Tuhan Yesus, kami mau menabur apa yang ada pada kami, karena kami mengasihi-Mu dan percaya kepada-Mu.Doa: “Tuhan Yesus, kami mau menabur apa yang ada pada kami, karena kami mengasihi-Mu dan percaya kepada-Mu.Doa: “Tuhan Yesus, kami mau menabur apa yang ada pada kami, karena kami mengasihi-Mu dan percaya kepada-Mu.Doa: “Tuhan Yesus, kami mau menabur apa yang ada pada kami, karena kami mengasihi-Mu dan percaya kepada-Mu.
GBI Pasir Koja 39 Bandung