DOA, SEBUAH PERCAKAPAN
Markus 1:35-39
Matius 21:22. “Dan apa saja yang kamu minta dalam doa dengan penuh kepercayaan, kamu akan menerimanya.”
Doa adalah percakapan dua arah; bukan hanya saat kita berbicara pada Tuhan tapi juga saat Tuhan berbicara pada kita. Jadi jangan hanya kita yang berbicara terus.
Sebagai orang Kristen, Anda mempunyai Bapa sorgawi yang mendengar dan menjawab doa kita. Yesus berkata, “Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya. Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku”. (Yohanes 15:7,8 )
Setiap pria maupun wanita yang hidupnya diarahkan bagi Tuhan dan kerajaan-Nya, tentulah dia seorang pendoa. Anda tak boleh begitu sibuknya sampai tak bisa berdoa. Orang Kristen tanpa doa adalah orang Kristen yang lemah, tidak mempunyai kekuatan (Prayerless Christian is powerless Christian).
Yesus sendiri memakai banyak waktu-Nya untuk berdoa. Sesekali Dia berdoa di bukit yang sunyi dan bersekutu dengan Bapa-Nya di sorga.
Kalau Yesus saja merasa, bahwa Dia perlu banyak berdoa, apalagi kita yang lemah, tentulah harus berdoa lebih banyak.
Doa: “Ya Bapa di sorga, ada sukacita yang tidak terungkapkan saat aku boleh datang pada-Mu Tuhan, Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung