
SANTA CLAUS
Matius 6:1-4
Matius 6:4. Hendaklah sedekahmu itu diberikan dengan tersembunyi, maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu.”
Hari Natal selalu disambut oleh anak-anak dengan sukacita, mereka tahu mereka akan mendapatkan hadiah. Salah satu hadiah biasanya dari Santa Claus, sebab di negara-negara barat, Santa Claus selalu hadir membagikan hadiah kepada anak-anak.
Nama sebenarnya adalah Santa Nikolas, uskup di Myra, Turki, pada abad ke-4. Terkenal karena murah hati kepada anak-anak miskin. Hari kelahirannya, 5 Desember, dirayakan di Belanda sebagai pesta anak-anak. Ketika para imigran Belanda menetap di Amerika pada abad ke-16, tradisi perayaan Santa Nikolas dibawa.
Namanya diubah menadi Santa Claus, tampangnya diubah dari uskup kurus bertopi uskup menjadi bapak yang gemuk bertopi kerucut berjumbai. Perayaannya pun dipindahkan ke tanggal 25 Desember, padahal sebenarnya perayaan Santa Nikolas tidak ada hubunganya dengan perayaan Natal.
Ada hal yang bisa kita pelajari dari bapak Santa Claus ini, hidupnya untuk memberi bagi anak-anak miskin. Berapa banyak dari kita yang sudah melakukannya? Jadikan momen Natal sebagi kesempatan bagi kita untuk bisa berbagi, bukan hanya kepada anak-anak tapi kepada orang-orang yang sedang membutuhkan uluran tangan kita.
Ketika kita murah hati, senang memberi, maka orang akan mengingat setiap perbuatan kita, sekecil apa pun itu, mereka akan selalu ingat, dan juga mendoakan kita pastinya. Dan janji Bapa adalah Dia akan membalasnya kepada kita (ay. 4).
Doa: “Ajar kami ya Kristus untuk murah hati seperti-Mu. Terima kasih untuk kasih dan kebaikan-Mu di dalam hidup kami. Amin.”
Bacaan Setahun: Wahyu 11:1-7; Ibrani 10:1-7; Yehezkiel 45:1-17; Zakharia 1.
Untuk membaca artikel atau renungan yang lain silakan klik disini
GBI Pasir Koja 39 Bandung