Renungan Harian 15 Desember 2020

KETIDAKMAUTAHUAN

Lukas 2:1-7

Lukas 2:7. Dan ia melahirkan seorang anak laki-laki, anaknya yang sulung, lalu dibungkusnya dengan lampin dan dibaringkannya di dalam palungan, karena tidak ada tempat bagi mereka di rumah penginapan.

Perintah Kaisar Agustus mengenai pendaftaran masing-masing orang di kota asalnya menyebabkan Yusuf dan Maria meninggalkan Nazaret di Galilea menuju Betlehem di Yudea. Tepat seperti nubuat dalam Mikha 5:1.

Allah memakai sensus tersebut untuk mengatur agar Yusuf dan Maria pergi ke Betlehem pada waktu yang tepat. Betapa luar biasanya Allah kita! Ia mengatur sejarah sehingga perintah Kaisar Agustus menjadi alat bagi-Nya untuk merealisasikan rencana agung-Nya. Tidak ada suatu keadaan di luar kekuasaan Allah kita yang dapat menguasai.

Orang Betlehem dan orang masa kini melakukan hal yang sama. Apa yang pernah dilakukan oleh orang Betlehem di dalam ketidaktahuan dan ketidakmautahuan mereka telah dilakukan oleh manusia kini dengan ketidakacuhan yang tidak sengaja. Mereka tidak memberikan tempat bagi Yesus di dalam perasaan, pikiran, pandangan hidup, pengharapan, dan perbuatan sehari-hari. Mereka telah menolak anugerah yang terbesar itu. Akibatnya, mereka pun mendapatkan kerugian yang terbesar.

Saat ini Iblis tidak memakai orang-orang tertentu mengangkat senjata dengan pilihan untuk orang Kristen menyangkal Yesus, tetapi Iblis menawarkan kesukaan dunia yang mencandu agar Anda tidak menyediakan hati bagi Yesus setiap hari. Mungkin Anda berdalih, saya sudah saat teduh, saya sudah pelayanan, jam-jam tertentu milik saya untuk saya nikmati dengan cara saya. Iblis tidak akan membuat kengerian tapi menawarkan kenikmatan. Silakan pelayanan tapi biarkan hatimu milik dunia, itulah tawaran Iblis.

Adakah tempat bagi Yesus setiap hari di hati Anda? Adakah detik-detik dalam hidup Anda lalui tanpa mengagumi Yesus tapi mengagumi yang lain. Yesus mengasihi Anda, ingin selalu bersama Anda.

Doa: “Bapa di dalam nama Yesus, buka hatiku untuk mengerti kebenaran yang sedang terjadi. Amin.”

Bacaan Setahun: Wahyu 11:1-7; Ibrani 10:1-7; Yehezkiel 45:1-17; Zakharia 1.

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …