Lukas 8:4-15
Lukas 8:15. “Yang jatuh di tanah yang baik itu ialah orang, yang setelah mendengar firman itu, menyimpannya dalam hati yang baik dan mengeluarkan buah dalam ketekunan.”
Firman Tuhan adalah benih yang harus ditaburkan dalam hati setiap manusia. Jika benih firman itu jatuh di tanah hati yang baik tentunya akan bertumbuh dengan baik dan pada akhirnya menghasilkan buah yang lebat. Tanah yang gembur sangat berperan untuk sebuah benih dapat tumbuh. Oleh sebab itu, orang akan memberikan pupuk agar tanah yang hendak ditanami benih dapat menjadi tanah yang gembur. Nah, untuk sebuah benih bertumbuh tentu tidak hanya faktor tanah yang menentukan. Tanaman juga membutuhkan air dan cahaya matahari untuk tumbuh dengan baik.
Tanah, pupuk, air dan matahari adalah faktor-faktor sangat menentukan bagaimana sebuah benih tanaman bertumbuh. Demikian juga dengn firman Tuhan yang ditaburkan di dalam hidup kita. Kita harus menjaga hati kita supaya hati kita selalu dalam kondisi gembur dan siap untuk ditabur firman Tuhan. Kekuatiran, hal-hal duniawi, tidak sungguh-sungguh memperhatikan firman Tuhan sehingga tidak mengerti, atau bahkan tidak menganggap firman Tuhan itu penting untuk didengar, membuat firman Tuhan tidak dapat bertumbuh dan pada akhirnya hidup Anda tidak akan berbuah. Hanya berstatus Kristen tetapi tidak ada bedanya dengan orang yang tidak mengenal Tuhan, tidak mengalami penggenapan janji Allah dan jauh dari hidup berkemanangan.
Untuk dapat tumbuh dengan baik, tanaman membutuhkan air. Kristus adalah sumber air hidup, sehingga Anda dan saya harus hidup di melekat di dalam Kristus, karena di luar Dia kita tidak dapat berbuat apa-apa. Kita juga memerlukan Roh Kudus untuk menerangi kita saat membaca firman Tuhan, karena Roh Kuduslah yang menyingkapkan pewahyuan-pewahyuan akan firman Tuhan sehingga kita dapat mengerti maksud dari firman Tuhan yang kita baca. Dan dengan pengertian tersebut, kita pun dimampukan untuk percaya dan taat kepada Allah.
Doa: “Biarlah benih firman-MU tertanam, bertumbuh dan berbuah banyak dalam hidupku sehingga olehnya nama Tuhan dipermuliakan. Di dalam nama Tuhan Yesus. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung
