Renungan Harian (14 September 2015)

14SETIA UNTUK SELAMANYA

Matius 19:27-30

Matius 19:30. “Tetapi banyak orang yang terdahulu akan menjadi yang terakhir, dan yang terakhir akan menjadi yang terdahulu.”

Ketika musim libur Lebaran tahun 2014 tiba, saya menyempatkan pulang ke kampung halaman. Dalam benak saya tertumpuk kerinduan akan bertemu dengan kawan lama, berkumpul memuji Tuhan dan belajar tentang firman Tuhan seperti yang pernah kami lakukan bersama, belasan tahun lalu.

Namun, semua yang saya impikan hanya sebatas angan-angan. Teman-teman yang dulu menjadi pengikut Kristus telah kembali pada kepercayaan nenek moyang mereka. Dengan beragam alasan, mereka tidak lagi menjadi orang yang percaya kepada Kristus. Kampung yang dulu dihuni oleh banyak keluarga Kristen, kini telah berubah. Nyaris tidak ada tanda-tanda pernah ada pengikut Kristus di kampung tersebut. Satu-satunya keluarga yang masih menjadi pengikut Kristus adalah keluarga saya.

Ketika kita memutuskan untuk menjadi pengikut Kristus, harus dibarengi dengan komitmen yang sungguh-sungguh bukan hanya sebatas pada ucapan semata. Artinya, kita harus mempertahankan keputusan yang telah diambil dan senantiasa hidup dalam kesetiaan. Meski harus mengalami berbagai tantangan dan cobaan akan tetapi keadaan ini tidak pernah melunturkan kesetiaan kita. Sebaliknya hidup kita semakin bersungguh-sungguh, tekun dan setia melakukan setiap ajaran-Nya.

Firman Tuhan memberikan jaminan, ketika kita mau mengikut Tuhan Yesus dengan setia, maka akan mendapatkan berkat berkelimpahan dan memperoleh hidup kekal (ayat 29). Kita tidak perlu takut karena Dia akan memberkati kita secara berkelimpahan bahkan akan memberikan kehidupan kekal.

Marilah kita belajar setia mengikut Tuhan, melakukan setiap ajaran firman-Nya dan hidup sesuai dengan kehendak-Nya. Hidup kita bukan lagi dikendalikan oleh diri sendiri melainkan oleh pimpinan dan penyertaan Tuhan. (NK).

Doa: “Biarlah hidup kami senantiasa dipimpin oleh-Mu, ya Tuhan Yesus. Kami mau melakukan apa yang menjadi kehendak-Mu dan bukan kehendak kami. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …