Mazmur 71:1-24
Mazmur 71:5. “Sebab Engkaulah harapanku, ya Tuhan, kepercayaanku sejak masa muda, ya ALLAH.”
Daud adalah seorang yang berkenan di hati Allah. Di dalam berbagai kesempatan, entahkah itu pada saat baik atau tidak baik, Daud selalu memuji dan menyembah TUHAN. Kita pun patut mengalaminya dan bisa belajar dari kehidupan Daud ini. Dalam berbagai persoalan yang dialami, Daud selalu menjadikan Tuhan sebagai benteng dan batu perlindungan.
Bagi Daud tak seorang pun di dunia ini yang dapat menjadi jaminan keselamatan bagi jiwanya. Itulah sebabnya ia berkata, “… Engkaulah harapanku, ya Tuhan, kepercayaanku sejak masa muda, ya Allah. Kepada-Mulah aku bertopang mulai dari kandungan,….” (ayat 5-6). Daud sadar, apabila manusia menjadi tua dan renta ia akan menjadi beban keluarganya. Banyak orang tua di masa tuanya disia-siakan, terbuang atau tersisih dari anak cucunya. Dalam pengharapannya, Daud memohon kepada Tuhan, “Janganlah membuang aku pada masa tuaku, janganlah meninggalkan aku apabila kekuatanku habis.” (ayat 9). Kita yang lanjut usia pun tetap dikasihi-Nya, bahkan mendapat janji yang indah, “Sampai masa tuamu Aku tetap Dia dan sampai masa putih rambutmu Aku menggendong kamu.” (Yesaya 46:4a).
Namun, untuk mendapatkan pemeliharaan Tuhan yang indah ini kita harus setia dan tetap setia sampai akhir hayat kita. Jangan sekali-kali meninggalkan Tuhan, apalagi sampai ‘bercabang hati’ dengan mengharapkan ilah lain atau manusia. Kita harus berani berkata, “Tetapi aku ini sengsara dan miskin – ya Allah, segeralah datang! Engkaulah yang menolong aku dan meluputkan aku; ya Tuhan, janganlah lambat datang!” (Mazmur 70:6).
Taruhlah pengharapan Anda hanya pada-Nya, maka Anda tidak akan kecewa!
Doa: “Dalam segala keadaan kami akan terus berkata Engkau baik, ya Allah! Karena kami tahu pengharapan kami di dalam-Mu takkan mengecewakan. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung
