
LEBIH DARI SEKEDAR “MAAF”
Lukas 19:1-10
Lukas 19:8. “Tetapi Zakheus berdiri dan berkata kepada Tuhan: “Tuhan, setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat.”
Pengampunan dan pemulihan hubungan adalah dua hal yang berbeda. Salah satunya adalah apa yang harus Anda lakukan sebagai seorang pelanggar. Mengucapkan “Maaf” tidaklah cukup. Zakheus mengajarkan tiga hal penting untuk memulihkan hubungan. Inilah yang harus dilakukan para pelanggar:
- Memulihkan hubungan membutuhkan pertobatan. Zakheus tidak hanya bersukacita karena Tuhan Yesus menerimanya sebagai tanda dimaafkan. Penyesalannya ditunjukkan dengan memberikan setengah hartanya bagi orang miskin. Bukan hanya sekedar berkata, “Maaf,” melainkan, mengakui kesalahan dan benar-benar menyesal.
- Memulihkan hubungan membutuhkan pengorbanan. Zakheus berani mengembalikan empat kali lipat dari apa yang diperasnya. Terkadang Anda harus melakukan semacam pengorbanan fisik atau materi. Bahkan saat Anda diampuni, itu bukan berarti Anda terbebas dari pelanggaran Anda. Anda masih harus mengganti rugi kepada masyarakat atau seseorang atas kerusakan yang disebabkan oleh tindakan Anda.
- Memulihkan hubungan membutuhkan waktu yang lama untuk membangun kembali kepercayaan. Zakheus melihat semua orang yang bersungut-sungut, “Ia menumpang di rumah orang berdosa.” Zakheus tidak marah. Pengampunan dibangun di atas anugerah, sedangkan kepercayaan harus dibangun kembali dalam jangka waktu tertentu.
Sebagian besar orang dalam budaya kita tidak mengerti bedanya antara pengampunan dan membangun kembali kepercayaan dalam sebuah hubungan. Misalnya seorang berbuat kesalahan, ada orang yang berkata, “Kita semua tidak sempurna. Kita hanya perlu mengampuninya dan terus berjalan.”
Itu salah! Kredibilitas adalah apa yang harus dimiliki seseorang untuk melanjutkan hidupnya. Orang itu harus meraih kepercayaan kembali. Jika Anda hilang kepercayaan, Anda telah kehilangan hak Anda untuk bebas berkarya. Anda harus membangun kembali kepercayaan orang lain, dan itu tidak akan terjadi dengan instan.
Doa: “Bapa di dalam nama Yesus, aku mau membayar kerugian atas segala kesalahanku. Terima kasih atas pengampunan-Mu. Amin.”
Bacaan Setahun: Markus 6:14-29; Kisah Para Rasul 19:33-40; Mazmur 88; Imamat 24.
GBI Pasir Koja 39 Bandung