PELATIHAN DALAM PENANTIAN
Keluaran 33:1-11
Yosua 11:15. “Seperti yang diperintahkan TUHAN kepada Musa, hamba-Nya itu, demikianlah diperintahkan Musa kepada Yosua dan seperti itulah dilakukan Yosua: tidak ada sesuatu yang diabaikannya dari segala yang diperintahkan TUHAN kepada Musa.”
Ibarat sebuah tim sepakbola yang tangguh “PERSIB“, Musa hanya memainkan Yosua pada babak pertama dan setelah itu tidak pernah memasangnya dalam starting eleven bahkan sepanjang musim kompetisi. Yosua hanya duduk manis di bangku cadangan, sambil mengawasi teman-temannya berlaga dan memperhatikan sambil berharap sang pelatihnya memanggil dia untuk bersiap dimainkan. Ternyata, sang pelatih hanya sibuk memberi instruksi .
Empat puluh tahun Yosua menunggu dan ajaibnya ia bertumbuh! Dari tempat duduknya, ia dapat melihat praktek langsung dari semua teori yang diajarkan oleh sang mentor. Dalam hal ini, Musa adalah sebuah contoh hidup bagi Yosua (Keluaran 33:11).
Apakah Anda sedang dalam masa penantian sebuah jawaban doa? Tetaplah memiliki kehidupan intim dengan Tuhan dalam Roh Kudus-Nya. Tidak ada masa yang lebih indah selain saat kita intim bersama Tuhan, sekali pun dalam penantian panjang. Karena saat itulah Anda akan menikmati ketenangan, damai sejahtera dan penghiburan-Nya. Tuhan tidak pernah lupa dan memberikan pengharapan palsu seperti yang manusia biasa lakukan. Dia berjanji dan pasti menggenapinya, karena Dia mampu dan mau melakukannya.
Kepada Anda dan saya, Yosua menjadi seorang pribadi yang mengajarkan kesetiaan dan ketaatan dalam pengharapan. Antusiasme yang dikombinasikan dengan kesetiaannya merupakan modal yang amat berharga yang dimilikinya. Dan bersama dengan kariernya yang semakin naik saat bersama Kaleb, mereka menjadi dua orang yang paling sehat pikirannya dari kedua belas pengintai yang dikirim Musa untuk mengamat-amati tanah perjanjian Kanaan. Kemudian ia bertumbuh menjadi sosok pribadi yang mampu mengorganisir dan memimpin bangsa sebesar Israel di bawah penyertaan tangan Allah sendiri. (Bil. 13:6, 8, 16 – Bil. 14:10).
Doa: “Beri kami kerendahan hati, kesabaran dan ketekunan dalam menantikan penggenapan janji-Mu dalam hidup kami, ya Tuhan Yesus. Biarlah kami menanti sambil terus diam dalam hadirat-Mu. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung