Renungan Harian, 14 Desember 2018

KEBAIKAN TUHAN

Lukas 1:26-38

1 Petrus 2:19. “Sebab adalah kasih karunia, jika seorang karena sadar akan kehendak Allah menanggung penderitaan yang tidak harus ia tanggung.”

Bagaimanakah Natal bagi seorang Maria? Seorang gadis yang begitu bahagia menantikan hari perkawinan dengan tunangannya, tiba-tiba mendapatkan kabar yang begitu mengejutkan. Sebagai seorang wanita, tentu akan sangat terkejut saat dikabarkan bahwa dirinya akan mengandung seorang bayi, apalagi ia belum bersuami. Jika saya berada di posisi Maria saat itu, mungkin saya akan bertanya-tanya, apakah benar bahwa ini adalah berkat Tuhan bagi saya? Sebab mengandung seorang bayi saat seseorang belum menikah adalah sebuah aib bagi seorang wanita, apalagi bagi bangsa Israel.

Natal adalah sebuah tantangan dan berkat bagi Maria. Tantangan, karena Natal membuatnya harus menghadapi risiko yang besar yaitu dirajam batu jika masyarakat mengetahui bahwa ia mengandung sebelum menikah. Risiko yang bukan hanya sekedar dikucilkan oleh masyarakat karena melanggar norma, tetapi risiko yang mengancam nyawanya. Berkat, karena Natal menjadi momen terindah bagi hidup Maria saat Tuhan memakainya menjadi seorang ibu bagi Sang Juruselamat dunia.

Maria memiliki hak untuk menolak kabar dari malaikat. Namun, Maria memiliki sikap dan keputusan yang benar, Maria membuktikan kerendahan hatinya dan ketaatannya kepada Tuhan. Maria tidak menghiraukan tantangan yang harus dihadapinya tetapi ia sangat bersukacita atas berkat Tuhan itu bahkan Maria berkata, “Sesungguhnya, mulai dari sekarang segala keturunan akan menyebut aku berbahagia,…”

Maria memahami menjadi kesayangan Tuhan bukan berarti hidup tanpa tantangan atau semua yang diharapkan olehnya akan menjadi kenyataan. Bagi mereka yang menjadi kesayangan Tuhan, ada harga yang harus dibayar, tetapi kebaikan Tuhan jauh melebihi harga yang harus kita bayarkan. Menikmati kebaikan Tuhan, seperti Maria, hanya dapat dimengerti melalui hubungan pribadi dengan Tuhan sendiri.

Doa: “Ajar kami untuk memiliki hati seperti Maria yang tetap dapat melihat keindahan rencana-Mu, di tengah kondisi apa pun. Di dalam nama Tuhan Yesus. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …