Matius 1:18-25
Matius 1:23. “Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel” — yang berarti: Allah menyertai kita.”
Merayakan NATAL bukan sekedar mengenang suatu peristiwa yang pernah terjadi di masa lalu, melainkan kita menghadirkan arti NATAL bagi kehidupan kita di masa kini. Yang menjadi pertanyaan bagi kita adalah, “apa arti kelahiran Yesus Kristus bagi kita?” Yesus yang lahir adalah IMANUEL yang berarti ALLAH beserta Kita. Imanuel adalah sebuah nama yang mengandung makna yang dalam sekaligus menjelaskan makna kelahiran Yesus Kristus. Setidaknya ada 3 (tiga) makna yang terkandung dalam nama itu.
Pertama; dengan kelahiran Yesus Kristus berarti Allah telah datang ke dalam dunia dan telah ada dalam dunia ini. Untuk bertemu dengan Allah, manusia tidak perlu ke luar dari dunia dan mengembara mencari Allah, artinya manusia tidak perlu keluar dari kehidupan yang sedang dijalaninya, melainkan Allah sudah ada, sudah datang, sudah masuk dan beserta dengan kita. Yang perlu bagi manusia untuk bertemu dengan Allah adalah menerima Dia yang telah datang ke dunia ini.
Kedua; dengan kelahiran Imanuel berarti jurang pemisah antara Allah dan manusia terjembatani. Yang menciptakan jurang pemisah itu adalah manusia sendiri. Ketika manusia berdosa, maka terbentuklah jurang pemisah tersebut, dengan demikian manusia terpisah dari Tuhan Allah dan hal itu membawa kebinasaan bagi manusia. Tetapi dengan kelahiran Yesus Kristus jurang pemisah itu kini terjembatani.
Ketiga; dengan kelahiran Imanuel berarti Allah beserta kita. Allah beserta kita di mana pun dan dalam keadaan apa pun. Allah tidak terikat pada satu tempat tertentu dan pada orang-orang tertentu. Di pihak lain, ini berarti bahwa Tuhan senantiasa mengawasi kehidupan anak-anak-Nya yang percaya kepada-Nya. Marilah kita memaknai Natal, bahwa Yesus adalah Imanuel, Allah beserta kita.
Doa: “Tuhan Yesus, Engkau adalah Imanuel yang selalu menyertaiku dalam setiap langkahku. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung
