Renungan Harian 14 April 2021

ANUGERAH

Yohanes 8:1-11

Yohanes 8:12. Maka Yesus berkata pula kepada orang banyak, kata-Nya: “Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup.”

Jikalau kita perhatikan cerita di atas, kita dapat membayangkan suasana tegang pada saat itu. Yesus sedang dikelilingi oleh orang banyak yang lapar rohani, saat itulah mereka dikejutkan oleh orang-orang yang marah, membawa seorang perempuan yang kedapatan sedang berbuat zinah. Mungkin perempuan itu ditarik ke dalam kerumunan orang, dengan baju yang terkoyak-koyak, kotoran menempel di wajahnya, gemetar ketakutan, menyadari, bahwa sebentar lagi hidupnya akan berakhir.

Hukum Taurat jelas mengatakan tentang perbuatan perempuan ini “pastilah keduanya dihukum mati, baik laki-laki maupun perempuan yang berzinah itu” (Im. 20:10). Dia tertangkap basah, kedapatan melakukan dosa yang dirahasiakannya, dan terlempar ke hadapan mata semua orang, untuk menghadapi akibat perbuatannya yang sangat buruk itu.

Namun, dalam beberapa menit saja – dan sungguh mengejutkan setiap orang – perkataan Yesus menghapuskan kepastian hukuman matinya. Hukuman mati digantikan dengan pernyataan kasih, kemurahan, dan anugerah yang tak terduga dan tidak pantas diterima.

Kita gampang menghakimi orang berdasarkan perbuatan mereka, sementara menghakimi diri sendiri berdasarkan pandangan sendiri. Pada kenyataannya, kita semua bersalah, kita semua telah kehilangan kemuliaan Allah dan pantas menerima hukuman (Rm. 3:23; 6:23).

Tetapi syukur kepada Allah yang rela menyerahkan Anak-Nya yang tunggal, Yesus Kristus, mati di kayu salib, menebus semua dosa dan kelemahan kita. Itulah anugerah, sesuatu yang tidak pantas diterima oleh seseorang.

Anugerah itu gratis, tetapi jika kita menerimanya, maka selamanya kita terikat kepada Sang Pemberi. Sebagai penerima anugerah, mestinya kita pun menjadi pribadi yang penuh anugerah.

Doa: “Tuhan Yesus, terima kasih untuk anugerah-Mu yang sesungguhnya tidak layak kami terima. Amin.”

Bacaan Setahun: Lukas 1:67-80; Roma 1:18-23; Mazmur 119:153-168; Bilangan 26.

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …