Yakobus 1:19-27
Yakobus 1:25. “Tetapi barangsiapa meneliti hukum yang sempurna, …, dan ia bertekun di dalamnya, jadi bukan hanya mendengar untuk melupakannya, tetapi sungguh-sungguh melakukannya, ia akan berbahagia oleh perbuatannya.”
Beberapa tahun yang lalu, saya pernah bekerja di sebuah perusahaan yang mempekerjakan ribuan karyawan. Dengan jumlah karyawan sebesar itu, tentulah turn over (keluar masuk) karyawan merupakan hal yang selalu terjadi. Karena pada saat itu saya mengepalai beberapa divisi, hampir setiap bulan selalu ada kebutuhan staff baru untuk pengembangan usaha maupun karena rotasi dan alasan lainnya. Seperti kebanyakan perusahaan berskala nasional, kebutuhan untuk staff karyawan seringkali dipenuhi oleh para pelamar kerja dari berbagai universitas ternama dengan kemampuan akademik yang baik.
Namun seiring berjalannya waktu dan pengalaman dalam menerima karyawan baru, saya mendapatkan gambaran jika kemampuan akademik seseorang tidak berbanding lurus dengan kemampuannya beradaptasi dengan dunia kerja yang nyata. Cukup mencengangkan, ketika setiap kandidat diterjunkan ke lapangan, para kandidat dengan nilai akademik tinggi seringkali kesulitan beradaptasi dengan lingkungan dan proses produksi di lapangan. Malah beberapa kandidat yang nilai akademik yang biasa atau bahkan tingkat pendidikan yang lebih rendah berhasil lulus dengan lebih baik dan memuaskan.
Setelah diamati ternyata, orang-orang yang lebih sulit melewati masa percobaan ini lebih malas terjun dan belajar di lapangan. Mereka lebih memilih duduk di mejanya dan mencoba menyelesaikan berbagai tugas atau pendidikannya melalui teori yang diajarkan. Sedangkan ketika menghadapi keadaan dan masalah di lapangan semua teori yang hanya dihafalkan tidak tepat penerapannya.
Sama dengan kita jika hendak bertumbuh melalui firman Tuhan yang berkuasa, tidak ada jalan lain selain kita mulai melangkah dan mempraktekannya dalam kehidupan sehari hari. Hanya melalui ketaatan dan pengalaman bersama Tuhan yang akan memperkuat pertumbuhan rohani kita. (NK).
Doa: “Kami mau taat akan firman-Mu sehingga ketaatan itu menghasilkan pengalaman bersama-Mu, yang akan membawa pertumbuhan bagi iman kami. Di dalam nama Tuhan Yesus. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung
