Mazmur 18:31-36
Mazmur 18:31. “Adapun Allah, jalan-Nya sempurna; janji TUHAN adalah murni; Dia menjadi perisai bagi semua orang yang berlindung pada-Nya.”
Di Alkitab terdapat banyak kisah dari orang-orang yang bergumul untuk mengerti mengapa Allah menunda atau tampaknya terlambat bertindak. Misalnya, Abraham menanti janji Tuhan tentang anaknya atau Yusuf yang menderita sekian tahun lamanya setelah mimpi yang dia dapatkan. Juga dengan masa suram Musa di padang gurun sebelum dipanggil menjadi pembebas bangsa Israel. Semuanya tampak begitu lama dan serba terlambat.
Disiplin dalam penantian yang lama membuat kita bertanya tanya tentang janji Allah. Hal itu terkadang cukup melelahkan dan membingungkan kita hingga tak jarang membuat kadang kita berteriak, “Mengapa harus begini Tuhan? Kapan semua ini akan berakhir ya Tuhan?”
Ketika sedang berada dalam kondisi demikian, hal pertama yang harus kita renungkan adalah benarkah kita memang menerima janji Ilahi atau hanya harapan kosong yang kita salah pahami saja? Banyak orang keliru mengambil ayat-ayat atau kata-kata dalam Alkitab untuk kepentingan dirinya. Kemudian orang yang sedemikian menjadi kecewa ketika hal itu tidak terjadi. Asal meng’klaim’ janji Tuhan tanpa tahu untuk siapa hal itu dijanjikan memang sering berujung kepada kekecewaan. Karena itu kita harus terus belajar untuk memahami kebenaran Alkitab..
Hal berikutnya, jika memang Tuhan berbicara khusus buat kita, maka ingat dan percayalah bahwa Tuhan akan menggenapi janji-Nya tepat pada waktu dan kedaulatan-Nya.
Bila kita tidak mengerti hal ini, maka kita akan meragukan Tuhan dan cenderung menghakimi Tuhan bahwa Dia adalah pembohong. Hal ini membuat iman kita mulai bergoncang dan meragukan Tuhan, bahkan kita mulai meninggalkan Tuhan dan mengingkari iman anda. Kesetiaan kita diuji oleh penantian akan janji Tuhan pada saat kita menjadi mempelai-Nya. (NK).
Doa: “Ajar kami untuk mengerti dengan tepat agar kami tidak salah dan asal meng’klaim’ janji-Mu. Biarlah iman kami tetap teguh sampai rencana-Mu tergenapi atas kami. Di dalam nama Tuhan Yesus. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung
