BALING-BALING
Yohanes 14:12-21
Yohanes 14:16. “Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya,”
Pernahkah Anda melihat baling-baling? Kita tahu, bahwa baling-baling tidak dapat bergerak sendiri. Harus ada angin yang menggerakkannya. Seperti itulah juga kita sebagai orang Kristen. Kita tidak dapat bergerak sendiri. Kita membutuhkan kuasa Allah. Beberapa hal yang membuat kita terpaku di satu tempat dalam perjalanan rohani kita dengan Tuhan:
- Kepahitan
Hal ini akan sangat mudah membuat kita mengalami kemacetan dalam perjalanan rohani kita. Jika kita memiliki kepahitan dalam hidup kita, segeralah bereskan supaya kita dapat kita terus berjalan dalam perjalanan dengan Tuhan. Kepahitan dapat merampok sukacita kita, dan merampas hal-hal yang sudah Tuhan sediakan di depan sana.
- Kehendak kita sendiri
Mencoba berjalan dalam hidup dengan kekuatan kita sendiri akan sangat terasa dipaksakan. Tidak akan kemana-mana. Kita harus menyelaraskan hidup kita dengan kehendak Allah. Menyelaraskan hidup kita dengan Allah membuat kita peka akan suara Allah dan kehendak-Nya
Di suatu hari yang panas ketika saya menjemput anak-anak saya sepulang sekolah, mereka menyuruh saya merentangkan tangan dan merasakan kesegaran angin yang segar berhembus di tengah teriknya siang hari. “Lihat Mami, enak ‘kaaaan?” kata si bungsu, berlari sambil merentangkan tangan. Saya mencobanya, dan benar, ada kesegaran berhembus di tengah-tengah cuaca yang panas saat itu. Hal yang sama berlaku dalam hidup kita. Di tengah-tengah penatnya tekanan kehidupan, ijinkan Roh Allah berhembus dan menyejukkan hidup Anda. Ada perhentian, kelegaan, kelepasan, ketika Roh Kudus diijinkan bebas berkarya dalam hidup Anda.
Doa: “Terima kasih Tuhan Yesus, karena Engkau tidak membiarkan kami sendiri, tetapi memberikan kami Roh Kudus yang senantiasa menyertai kami. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung