Renungan Harian 13 Juni 2020

BELAJAR DAN MENGAJAR DALAM KELUARGA

Ibrani 12:5-11

Roma 12:2. “Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.”

Keluarga adalah institusi pertama yang Tuhan inisiasi, Tuhan ciptakan. Keluarga juga merupakan komunitas paling kecil, tetapi paling menentukan dari kekuatan sebuah masyarakat, bangsa dan negara. Jika sebuah bangsa tidak kuat maka setelah ditelusuri pasti masalahnya ada di keluarga. Demikian juga kekuatan atau kelemahan gereja ditentukan oleh kondisi keluarga, kondisi pernikahan dari anggota gereja tsb. Timotius kehidupannya dipengaruhi oleh ibu dan neneknya, ini membuktikan ada dampak yang disebabkan dari kehidupan sebuah generasi kepada generasi berikutnya.

Kita belajar dan sekaligus mengajar dalam waktu yang bersamaan. Kita tidak bisa mengajar generasi berikut hanya melalui khotbah atau kata-kata retorika saja. Ketika kita melakukan penipuan senilai Rp. 50.000,- ketahuilah sebenarnya kita sedang menanam kebohongan kepada anak anak kita dan jangan kaget kelak mereka akan melakukan penipuan senilai Rp. 100.000,-.

Ingat bagaimana Abraham berbohong tentang istrinya Sarah yang diakui sebagai saudaranya karena takut (Kejadian 12:13)? Ia berbohong karena terjepit, tetapi anaknya Ishak berbohong dengan sengaja padahal ketika ayahnya berbohong, Ishak belum lahir (Kejadian 26:7). Lalu kita juga tahu, bahwa Yakub anak Ishak, cucu Abraham bukan hanya berbohong, tetapi menipu dan mendapat gelar bapa penipu (Kejadian 27:35). Jadi hati-hati dengan apa yang kita tabur, karena itu yang akan kita tuai.

Bagaimana kita dibesarkan akan mempengaruhi bagaimana kita membesarkan anak-anak dan untuk itu kita membutuhkan intervensi Tuhan. Firman Tuhan akan sangat menolong kita untuk mengalami perubahan. Oleh sebab itu, para orangtua, cintailah firman Tuhan dengan membaca dan merenungkannya setiap hari bersama dan di dalam keluarga.

Doa: “Roh Kudus mampukan kami untuk menjadi orangtua yang mendidik anak-anak dalam terang firman Tuhan dan menjadi teladan bagi mereka. Amin.”

Bacaan Setahun: Lukas 19:28-48; I Korintus 7:17-34; Pengkhotbah 9; Yosua 23-24

 

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …