
DAPAT DIPERCAYA
Pengkhotbah 5:7-6:12
1 Timotius 6:9. Tetapi mereka yang ingin kaya terjatuh ke dalam pencobaan, ke dalam jerat dan ke dalam berbagai-bagai nafsu yang hampa dan yang mencelakakan, yang menenggelamkan manusia ke dalam keruntuhan dan kebinasaan.
Tetapi mereka yang ingin kaya terjatuh ke dalam pencobaan, ke dalam jerat dan ke dalam berbagai-bagai nafsu yang hampa dan yang mencelakakan, yang menenggelamkan manusia ke dalam keruntuhan dan kebinasaan.
Tertangkapnya para koruptor, mengingatkan kita agar lebih bijaksana dan waspada dalam mengelola uang yang dipercayakan kepada kita. Uang memang membawa nikmat, mengangkat derajat hidup kita, memudahkan kita untuk melakukan apa saja yang kita kehendaki. Namun jangan pernah lupa semua itu sementara saat kita hidup di dunia. Jangan karena hal itu kita jadi gegabah. Penyesalan kemudian tidak ada gunanya lagi, tetapi rasa malu akan kita tanggung dalam hidup kita.
Pengalaman Raja Salomo saat memimpin bangsa Israel merupakan kisah nyata dari kehidupan seseorang yang tidak bisa mengelola dan mempertanggung jawabkan harta kekayaan yang Allah percayakan kepada dirinya. Raja Salomo mengungkapkan manisnya hidup berkelimpahan harta, juga pengalaman pahit getirnya memiliki harta kekayaan yang pada akhirnya menghancurkan dirinya, keluarganya serta Kerajaan Israel yang dipimpinnya.
Jadilah pengelola harta kekayaan yang baik dan bertanggung jawab terhadap harta yang dipercayakan Allah dan orang lain kepada kita. Maka hidup kita akan bahagia dan damai sejahtera. Nikmatnya uang hanya sementara bukan selamanya. Maka jadilah tuan atas uang kita, jangan jadi hamba yang dikuasai uang. Bergantunglah kepada Allah sumber rejeki kita dan janganlah bergantung kepada rejeki kita, nanti akan membuat kita kecewa dan pahit hati kepada Allah.
Doa: “Bapa di dalam nama Yesus, aku mau bertanggungjawab atas semua yang Tuhan dan orang lain percayakan kepadaku. Amin.”
Bacaan Setahun: Matius 7:15-29; Kisah Para Rasul 4:23-31; Ayub 30-31; Kejadian 24.
GBI Pasir Koja 39 Bandung