Renungan Harian, 13 Desember 2018

HIKMAT ALLAH

Matius 2:16-18, Yes. 11:1,10

Kejadian 3:15. “Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya.”

Natal adalah sebuah perjanjian yang dibuat Allah sejak manusia jatuh ke dalam dosa, bahwa Sang Mesias akan menyelamatkan manusia. Jadi Natal sendiri telah ada sejak Allah berkata kepada ular, ”Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya.” Perjanjian ini digenapi saat seorang bayi lahir di kota Betlehem, Dialah Yesus Kristus.

Iblis seakan mendapatkan petunjuk dari Allah, bahwa Mesias datang ke dunia dari keturunan manusia. Sejak saat itu Iblis berusaha mencari Sang Mesias untuk meniadakan-Nya dari muka bumi ini. Iblis pun memakai Herodes untuk membunuh semua anak yang berumur dua tahun ke bawah di Betlehem dan sekitarnya dengan maksud ia pun dapat membunuh Yesus Kristus, Sang Mesias.

Namun usaha Iblis selalu gagal. Sampai akhirnya Yesus Kristus ditangkap, disiksa, dan disalibkan. Iblis merasa berhasil dan berpendapat, bahwa kematian Tuhan Yesus adalah kegagalan rencana Allah untuk menyelamatkan manusia. Namun, ternyata kematian Tuhan Yesus bukanlah sebuah kegagalan, malah sebaliknya, di sanalah Iblis dikalahkan, Yesus Kristus mati dan bangkit! Dia hidup!

Manusia ditebus oleh darah Yesus Kristus yang kudus dan semua yang percaya kepada-Nya diselamatkan. Iblis tidak tinggal diam, karena ia tidak mau manusia diselamatkan, ia berusaha menghalangi setiap pemberitaan Injil agar manusia tidak tahu dan tidak mau percaya kepada Tuhan Yesus Kristus.

Natal adalah perjanjian yang telah digenapi. Kuasa Iblis dihancurkan, kita yang percaya kepada Tuhan Yesus Kristus telah diselamatkan. Namun, kita tetap memiliki bagian yang harus dikerjakan yaitu membawa banyak orang untuk percaya kepada Tuhan Yesus Kristus.

Doa: “Terima kasih Allah untuk kasih-Mu yang menyelamatkan kami. Hidup kami milik-Mu, pakailah bagi kemuliaan-Mu. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …