
PENGORBANAN KARENA KASIH
Lukas 23:33-48
Lukas 23:34a. “Yesus berkata: “Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat.”
Pilatus tidak menemukan kesalahan pada Yesus, kemudian Tuhan Yesus dikirim ke Herodes yang juga tidak bisa menemukan kesalahan-Nya, tetapi karena semua orang mendesak untuk menghukum-Nya, akhirnya Ia disalibkan dengan cara hina dan kejam, walaupun tidak bersalah (Luk. 23:23). Adalah sangat tidak mungkin bagi seseorang yang diperlakukan demikian untuk bisa menyampaikan satu doa, permohonan: “Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat.”
Tidaklah mungkin doa ini bisa disampaikan seseorang yang hatinya penuh dengan kemarahan. Doa ini tidak hanya menunjukkan kebesaran hati Yesus tetapi juga menunjukkan ketulusan dari pengorbanan dan kasih-Nya yang besar. Inilah pengorbanan yang didasarkan atas kasih karena dilakukan untuk semua manusia. Pengorbanan Yesus di kayu salib sangat tidak menguntungkan untuk diri-Nya tetapi sungguh menunjukkan betapa besar kasih-Nya.
Pengorbanan di jaman ini menjadi suatu hal yang langka karena saat ini orang lebih mementingkan diri sendiri dan golongannya. Itulah yang membuat pengorbanan menjadi satu hal yang tidak menyenangkan untuk didengar. Orang lebih suka mendengar khotbah tentang berkat daripada mendengar khotbah tentang ajakan untuk berkorban.
Pengorbanan manusia biasanya dilakukan untuk orang yang kita cintai atau orang yang kita tahu suatu saat bisa membalas apa yang kita lakukan. Tetapi Tuhan Yesus berkorban untuk semua orang, baik yang mengasihi-Nya bahkan juga untuk yang membenci-Nya.
Peringatan tentang pengorbanan Yesus menjadi satu dasar dari kehidupan rohani kita saat ini. Milikilah sikap yang mau berkorban bagi orang lain, bahkan mereka yang tidak menyenangkan Anda. Teladanilah Kristus, karena itu yang Allah kehendaki untuk kita lakukan.
Doa: “Tuhan Yesus, kami mau hidup sesuai teladan-Mu, yaitu rela berkorban karena kasih. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung