SEPERTI GURUKU
Matius 10:16-33
Matius 10:25a. “Cukuplah bagi seorang murid jika ia menjadi sama seperti gurunya dan bagi seorang hamba jika ia menjadi sama seperti tuannya.”
Sebuah grup salesman menghadiri sebuah konferensi di Chicago. Ketika hendak pulang, mereka terburu-buru mengejar pesawat. Saat menuju tempat boarding pass, tanpa sengaja salah seorang salesman menyenggol sekotak apel yang sedang dijajakan. Apel- apel pun berhamburan. Namun, mereka tetap bergegas mengejar pesawat, karena mereka tidak mau terlambat. Salah seorang di antara mereka berhenti. Dia mendengarkan suara di hatinya. Ia memberitahu teman-temannya untuk berangkat tanpa dirinya. Pria itu kemudian kembali ke tempat di mana apel-apel tadi berhamburan. Ia bersyukur membuat keputusan yang benar. Gadis penjual apel itu buta! Ia menangis dan terlihat frustasi. Dia meraba-raba mencari apel-apelnya. Pria itu segera memunguti dan memisahkan apel-apel yang rusak. Setelah selesai, ia berkata kepada gadis itu, “Ini uang $40 untuk mengganti kerusakan yang terjadi, aku harap apa yang kami lakukan tidak membuat harimu menjadi buruk.”
Ketika pria itu hendak pergi meninggalkan gadis buta itu, gadis itu memanggilnya kembali. ”Tuan..” Pria itu berbalik menatap gadis itu. ”Apakah engkau Yesus?” Tanya gadis itu. Pria itu tertegun dan tidak bisa menjawab. Namun, pertanyaan itu terus terdengar ditelinganya, “Apakah engkau Yesus?”
Banyak orang di dunia ini seperti gadis buta yang membutuhkan pertolongan, tetapi kita yang telah dicelikkan oleh Yesus Kristus jarang mau berhenti sejenak dan menolong mereka. Jika kita menyatakan mengenal Yesus, seharusnya kita berjalan dan hidup sebagaimana Yesus hidup. Sehingga ketika kehidupan seseorang bersentuhan dengan hidup kita, dia dapat merasakan kasih Yesus itu. Adakah orang melihat Yesus dalam kehidupan kita sebagai murid-murid Yesus?
Doa: “Tuhan Yesus, ampuni kami bila sebagai murid-Mu, aku belum hidup seperti-Mu. Tolong kami agar hidup kami menjadi seperti-Mu. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung