GURU ROHANI
Titus 1:1-4
Titus 1:4. “Kepada Titus, anakku yang sah menurut iman kita bersama: kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah Bapa dan Kristus Yesus, Juruselamat kita, menyertai engkau.”
Di sebuah sekolah, beberapa orang guru mengeluhkan seorang murid. Murid ini terkenal bandel dan susah diatur. Hari itu guru-guru membicarakan kelakuan sang murid yang aneh. Selain banyak protes, murid ini selalu punya alasan untuk melakukan tugas sekolah sesuai keinginannya. Tampaknya guru-guru ini sudah angkat tangan. Selain sudah memanggil orang tuanya, kepala sekolah pun tampaknya tidak berdaya. Kepala sekolah meminta seorang guru, ibu Tras untuk menjadi walinya. Ibu Tras dengan kesabarannya mencoba mengerti sang murid. Dengan doa dan terus menerus bersahabat, akhirnya setelah tiga bulan murid ini berubah dratis. Dengan hikmat dari Tuhan, ibu Tras mendapatkan bahwa sang murid berbeda dengan murid lain yang mampu mentaati semua peraturan sekolah. Bagi murid ini semua peraturan mengekang dan tidak berguna. Ibu Tras merasa sangat senang dan hal itu tidak dapat dibayar dengan uang.
Bagi seorang guru, tidak ada yang lebih membahagiakan di dunia ini selain melihat muridnya tumbuh menjadi seorang yang lebih baik dan berguna. Titus adalah salah satu murid Paulus. Paulus menyebut Titus sebagai anakku yang sah dalam iman. Banyak pembelajaran yang berharga bagi Titus dari Paulus. Dalam perjalanan rohaninya, Paulus menjadi mentor yang membentuk Titus menjadi pribadi yang bermental tangguh. Paulus tidak saja memandang Titus sebagai anak didik tapi juga sebagai rekan sekerja dalam Kristus.
Saat ini dibutuhkan guru atau mentor yang memiliki hati untuk mengubah hidup para murid yang dilayani. Guru yang tidak saja sekedar menyampaikan ilmu pengetahuan tetapi guru yang peduli dengan kehidupan murid-muridnya. Sungguh beruntung murid-murid dan jemaat yang memiliki guru rohani yang memberi pengalaman berharga bagi pembelajaran kehidupan. Bersediakah Anda memberi diri untuk dipakai Allah menjadi mentor/pembimbing bagi orang lain di dalam Tuhan?
Doa: “Ya Allah, kami rindu untuk memberi diri kami sebagai alat untuk membawa banyak orang mengenal-Mu. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung