Renungan Harian (12 Nopember 2016)

12TIDAK JEMU

Lukas 18:1-8

Lukas 18:7. “Tidakkah Allah akan membenarkan orang-orang pilihan-Nya yang siang malam berseru kepada-Nya? Dan adakah Ia mengulur-ulur waktu sebelum menolong mereka?”

Dalam Lukas 18:1-8, Tuhan Yesus mengajarkan dan menegaskan, bahwa mereka harus selalu berdoa dengan tidak jemu-jemu. Tidak jemu artinya, tidak berhenti, terus menerus, pantang menyerah, walau banyak halangan dan rintangan sebelum niat terlaksana dan terkabul.

Dalam perumpamaan ini, Tuhan Yesus menegaskan, bahwa murid-murid-Nya harus memiliki beberapa sikap yang benar sehubungan dengan berdoa:

  1. Mereka harus selalu berdoa dengan tidak jemu. (Lukas 18:1).
  2. Siang dan malam berseru kepada-Nya. (Lukas 18:7).
  3. Yang sangat penting, bahwa doa harus disertai dengan iman. (Lukas 18:8).

Perumpamaan Hakim yang lalim yang Tuhan Yesus gambarkan, bukan hanya bumbu cerita semata, tetapi Tuhan menjelaskan, bahwa orang yang mempunyai perangai buruk saja bisa mengabulkan permintaan seseorang yang tidak dikenalnya, apalagi Tuhan Allah.

Tuhan Allah sebagai Bapa kita memiliki kemurahan hati yang luar biasa, tetapi Dia juga mau, bahwa anak-anak-Nya menghargai setiap proses yang harus dilalui, sampai jawaban sebuah “Doa” terwujud. Selain itu, kita harus percaya, bahwa setiap jawaban doa dari Allah adalah pasti yang terbaik bagi kita.

Kita adalah anak-anak-Nya, tentu kita akan sangat berbahagia apabila kita menerima jawaban doa kita dari Allah, terlebih Bapa kita yang di sorga. Ia sangat berbahagia, untuk memberikan yang terbaik bagi setiap kita anak-anak-Nya.

Doa: “Ajar kami untuk senantiasa berdoa dengan tak jemu-jemu, sebagai tanda kami percaya kepada-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus. Amin.”

 

 

 

 

 

 

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …