Renungan Harian (12 Mei 2018)

PENDETEKSI RASA SAKIT

Kisah Para Rasul 24:16. “Aku senantiasa berusaha untuk hidup dengan hati nurani yang murni di hadapan Allah dan manusia”

Dokter Paul Brand, misionaris medis di India, berbicara tentang penderita lepra yang mengalami perubahan bentuk tubuh karena ujung-ujung syaraf mereka tak dapat merasakan sakit. Mereka tak akan kesakitan bila melangkah dan menginjak di atas api atau bila jari mereka terluka oleh pisau. Akibatnya, mereka tak sadar jika luka itu terbuka. Ini penyebab terjadinya infeksi dan cacat tubuh.

Dokter Brand menciptakan alat yang akan berbunyi jika terkena api atau benda tajam. Alat itu memperingatkan bila terdapat luka pada orang yang tak dapat merasakan sakit. Segera mesin itu ditempelkan pada jari dan kaki pasien. Alat itu bekerja dengan baik sampai saat mereka hendak bermain bola basket. Mereka akan mencopot alat itu sehingga mereka kerap terluka lagi tanpa menyadarinya.

Seperti fungsi rasa sakit bagi tubuh kita, hati nurani yang dikuasai Roh Kudus berguna mengingatkan kita akan kerusakan rohani. Namun, dosa yang menjadi kebiasaan dan belum dipertobatkan dapat membuat hati nurani mati rasa (1 Tim. 4:1-3). Untuk menjaga kemurnian hati nurani, kita perlu menanggapi rasa sakit akibat kesalahan kita dengan mengaku dosa (1 Yoh. 1:9), bertobat (Kis. 26: 20), dan menebus kerugian yang ditanggung sesama akibat perbuatan kita (Luk. 19:8). Dengan yakin Paulus berkata, “Aku senantiasa berusaha untuk hidup dengan hati nurani yang murni di hadapan Allah dan manusia.” (Kis. 24:16).

Seperti Paulus, kita seharusnya tidak mati rasa pada peringatan Roh Kudus yang menyakitkan tentang dosa, tetapi justru mengizinkan peringatan itu menghasilkan karakter saleh dalam diri kita.

Doa: “Ampuni kami, ya Roh Kudus. Kami kerap tidak mengindahkan peringatan-Mu. Kami mau bertobat dan berusaha untuk hidup dengan hati nurani yang murni. Amin.”

 

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …