SUKACITA OLEH ROH KUDUS
Roma 14:17
Roma 14:17 Sebab Kerajaan Allah bukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus.
Roma 14:17 dalam Alkitab Bahasa Indonesia sehari-hari berkata, “Sebab kalau Allah memerintah hidup seseorang, apa yang ia boleh makan atau minum, tidak lagi penting. Yang penting ialah bahwa orang itu menuruti kemauan Allah, mengalami ketenangan hati dan menerima sukacita yang diberikan oleh Roh Allah.”
Jadi kalau Tuhan memerintah dalam hidup kita, maka yang Tuhan mau adalah kita menuruti kemauan-Nya, hidup dalam kebenaran, sehingga kita mengalami ketenangan hati dan menerima sukacita yang diberikan Roh Kudus. Seharusnya salah satu tanda yang dapat orang lihat dari kita sebagai anak-anak Allah adalah kita penuh dengan damai sejahtera dan sukacita.
Sukacita berbeda dengan senang/happy. Rasa senang terjadi dipengaruhi dari keadaan sekitar kita. Contoh, kita merasa senang ketika melihat hiburan di TV atau pergi berlibur. Tetapi saat itu semua selesai, rasa senang kita pun surut. Tetapi sukacita berasal dari dalam diri kita, hati yang gembira yang dihasilkan dari persekutuan dengan Roh Kudus. Tuhan mau kita tidak hanya memiliki sukacita tetapi memiliki sukacita yang penuh (Yoh. 15:11).
Sadarkah kita, kalau sukacita adalah yang pertama kali hilang saat kita berbuat dosa? Ini juga yang membedakan senang/happy dengan sukacita. Banyak orang bisa senang sambil berbuat dosa, tetapi sukacita tidak. Dan saat sukacita kita hilang, saat itu juga kekuatan kita lenyap. Alkitab berkata sukacita dari Tuhan adalah kekuatan kita (Neh. 8:10 ayt.)
Oleh sebab itu, mari hidup dalam perintah Allah, menuruti kemauan-Nya, maka sukacita dari Roh Kudus akan penuh dalam hidup kita dan kita akan kuat dan berkemenangan di dalam Dia.
Doa: “Ya Allah, memerintahlah di dalam hidup kami, dan kami mau taat penuh kepada-Mu, agar sukacita dari Roh Kudus penuh melimpah dalam hidup kami. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung