Renungan Harian (12 Maret 2018)

KORBAN PENGGANTI

Ibrani 9:22-28

Ibrani 9:28, “Demikian pula Kristus hanya satu kali saja mengorbankan diri-Nya untuk menanggung dosa banyak orang. Sesudah itu Ia akan menyatakan diri-Nya sekali lagi 1 tanpa menanggung dosa untuk menganugerahkan keselamatan kepada mereka, yang menantikan Dia.”

Konon pada zaman dulu, hiduplah seorang raja yang terkenal arif, adil dan bijaksana. Ia memiliki seorang anak laki-laki pewaris tahta. Sang pangeran memiliki seorang sahabat karib yang pemberani dan suka berburu. Pada suatu hari sahabat pangeran ini berselisih dan menewaskan pemburu dari suku lain, sementara dia mengalami luka-luka. Maka datanglah keluarga korban menghadap raja untuk menuntut keadilan. Tuntutan bukan “nyawa ganti nyawa”, namun hukuman cambuk hingga empat puluh kali. Raja yang arif itu pun mengabulkannya.

Sepanjang malam sang pangeran gelisah, ia kuatir hukuman cambuk itu akan merenggut nyawa sahabatnya yang sedang sakit. Akhirnya menjelang pagi, timbullah satu gagasan untuk menyelamatkan sahabatnya. Gagasan itu ia ceritakan kepada raja dengan pertanyaan: “Apakah gagasannya melanggar keadilan?” Raja memandang kepada putranya dengan terharu sambil berkata: “Tidak anakku! Sebab memang hukuman itu harus dilaksanakan, tetapi apakah kamu rela?”

Waktu pun tiba. Algojo dengan cambuknya sudah siap. Sahabat pangeran pun ditengkurapkan di tanah dengan punggung telanjang. Hukuman segera dilaksanakan! Tiba-tiba datanglah sang pangeran dengan bertelanjang dada, kemudian ia menyelunjurkan tubuh di atas tubuh sahabatnya. “Sekarang laksanakanlah hukuman itu!” Tanpa belas kasihan algojo itu mengayunkan cambuknya 40 kali. Pihak keluarga penuntut tidak ada satu pun yang bisa memprotes. Sebab hukuman telah dilaksanakan. Tetapi sahabat pangeran telah terselamatkan nyawanya.

Syukurlah ada Yesus Kristus. Dia telah menyediakan diri-Nya sebagai korban tebusan bagi seluruh dosa-dosa kita. Dengan demikian marilah kita hidup dengan penuh syukur kepada Tuhan Yesus Kristus.

Doa: “Terima kasih Tuhan Yesus untuk pengorbanan-Mu. Kini hidup kami sepenuhnya menjadi milik-Mu. Amin.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …