SHAMAR
Kejadian 2:15
Kejadian 2:15. “TUHAN Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu.”
Kata memelihara dalam ayat di atas memakai kata shamar (Ibrani). Shamar memiliki pengertian sebagai penjaga (to watch, to keep) dan pelindung (to protect). Inilah kualitas laki-laki sejati di dalam keluarga yaitu sebagai penjaga dan pelindung dalam rumah tangganya.
Sama seperti Kristus memelihara jemaat-Nya, demikian juga seorang laki-laki menjaga dan melindungi keluarganya. Sebab suami adalah kepala istri, sama seperti Kristus adalah kepala jemaat (Efesus 5:23).
Tuhan telah menganugerahkan kekuatan fisik yang lebih kepada kaum Adam supaya mereka dapat menjadi tempat istri dan anak-anak mencari perlindungan saat ada bahaya. Keberadaan ayah di rumah seharusnya memberi rasa aman dan nyaman bagi seisi keluarganya. Hal ini penting karena sangat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan semua anggota keluarga, khususnya anak-anak. Kepercayaan diri, kesehatan mental bahkan rasa aman pada anak sangat bergantung pada hal ini.
Hai para ayah, apakah keberadaanmu di rumah dirindukan oleh keluargamu? Atau sebaliknya, keberadaan Anda hanya membuat mereka takut dan tidak nyaman?
Laki-laki yang menyalahgunakan otoritas yang Tuhan berikan dengan melakukan kekerasan dalam rumah tangga telah membuat pelanggaran yang besar. Keadaan ini membawa duka bahkan trauma berkepanjangan bagi setiap orang dalam keluarga itu. Allah tidak pernah menginginkan hal seperti ini terjadi. Yang Allah rindukan adalah suasana surgawi turun atas setiap rumah tangga. Diberkatilah keluarga-keluarga yang dipimpin oleh laki-laki yang takut akan Tuhan.
Doa: “Kami berdoa untuk seluruh kaum pria khususnya di gereja kami, agar kami semua menjaga, melindungi dan mengayomi keluarga kami dengan baik. Di dalam nama Tuhan Yesus. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung