
HIDUP SESUAI KEHENDAK ALLAH
1 Tesalonika 2:4-12
1 Tesalonika 2:12. …dan meminta dengan sangat, supaya kamu hidup sesuai dengan kehendak Allah, yang memanggil kamu ke dalam Kerajaan dan kemuliaan-Nya.
Seorang murid Kristus akan menempuh perjalanan hidup yang penuh tantangan karena imannya. Mulai dari godaan duniawi, ditolak orang, diusir, dihina, direndahkan, dianiaya bahkan tidak tertutup kemungkinan dikucilkan dan dibunuh.
Hal ini terjadi pada jemaat Tesalonika dan juga pada jemaat Kristen zaman ini. Namun, satu hal penting yang perlu kita pahami adalah apa sebenarnya yang harus dikerjakan orang Kristen pada zaman ini.
Murid Kristus harus hidup menyukakan hati Allah bukan menyukakan hati manusia. Inilah perjuangan yang berat dalam hidup orang percaya. Dalam perjalanan kehidupan kekristenan, seorang murid Kristus harus bertumbuh menjadi manusia baru yang selalu memiliki kerinduan untuk menyukakan hati Allah. Jalan hidup yang demikian tentu saja akan berlawanan dengan jalan hidup manusia yang sangat mencintai dunia ini.
Dengan demikian murid Kristus harus hidup saleh dan tak bercacat di hadapan Allah. Bila hidup kita bercela dan munafik di hadapan manusia dan Allah, maka Allah pasti tidak akan berkenan menerima kita. Di sinilah kita baru bisa memahami makna sesungguhnya hidup menyangkal diri, pikul salib dan mengikuti Tuhan Yesus. Mau tidak mau, suka tidak suka hidup kita harus menyesuaikan diri dengan lingkungan baru di mana posisi hidup kita saat ini bersama Tuhan Yesus.
Jangan merasa sudah diselamatkan oleh pengorbanan Tuhan Yesus di kayu salib lalu hidup kita sembarangan dan semaunya sendiri. Hidup menderita karena iman percaya kita kepada Kristus jauh lebih baik dari pada hidup menderita karena dosa-dosa kita. Berjuanglah agar kehidupan kita semakin sesuai dengan kehendak Allah bukan lagi menuruti kehendak dan kemauan kita.
Doa: “Bapa di dalam nama Yesus, aku mau hidup menyenangkan-Mu, dengan menyangkal diri dan memikul salib. Amin.”
Bacaan Setahun: Matius 7:1-14; Kisah Para Rasul 4:12-22; Ayub 28-29; Kejadian 22-23.
GBI Pasir Koja 39 Bandung