Renungan Harian (12 Januari 2018)

SUKACITA PALSU

Mazmur 4:1-8

Mazmur 4:8. “Dengan tenteram aku mau membaringkan diri, lalu segera tidur, sebab hanya Engkaulah, ya TUHAN, yang membiarkan aku diam dengan aman.”

Kehausan manusia terhadap pemenuhan jati diri, ditangkap sebagai peluang oleh produsen barang-barang tiruan. Maka muncullah produksi yang dikenal dengan istilah KW 1, KW 2, dan seterusnya. Barang-barang itu mudah didapat, baik secara langsung di toko-toko, maupun melalui transaksi online yang makin marak akhir-akhir ini.

Dengan menggunakan barang-barang itu, seolah melekatkan pada diri barang-barang yang asli. Keberhargaan diri, kebanggaan, digantungkan pada apa yang berasal dari luar dirinya. Sudah begitu pada hal-hal yang sifatnya tiruan pula. Aneh memang, tetapi demikianlah cara manusia zaman sekarang memuaskan keinginannya. Semua barang ada tiruannya, bahkan sampai beras pun ada edisi sintetisnya.

Meletakkan dasar sukacita pada apa yang berasal dan berada di luar diri kita, bukan saja rapuh, tetapi berpotensi besar mengecewakan. Kita sedang memegang erat sesuatu yang justru sifatnya sementara.  Karena barangnya palsu, maka sukacitanya juga palsu dan sementara.

Saya punya pengalaman dalam soal barang KW ini. Seorang teman menjanjikan jersey (kostum bola) tim kesayangan. Menurutnya kualitasnya paling bagus mendekati asli. Ketika jersey tiba di tangan, saya mulai mencoba mengenakannya. Tetapi kemudian saya menemukan di beberapa tempat, jahitan yang tidak sempurna, bahkan bolong di bagian lengan. Alih-alih bangga ketika mengenakan kostum itu, malah jadi risih dan akhirnya berujung kecewa.

Beruntunglah kita, yang memiliki sumber sukacita sejati di dalam Kristus. Sukacita yang disiapkan Kristus bersifat abadi dan letaknya di dalam batin kita. Sukacita ini tidak dipengaruhi keadaan yang berubah-ubah, sebaliknya justru mempengaruhi keadaan di sekitarnya. Mintalah sukacita sejati itu menguasai hidup kita. (NK).

Doa: “Sungguh Engkaulah sukacita kami yang sesungguhnya, ya Allah.”

Check Also

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN

Renungan 31 Desember 2023

Ilustrasi Renungan 31 Desember 2023 TUHAN ADA DI SETIAP MUSIM KEHIDUPAN Renungan 31 Desember 2023 …