
DOSA MENGHAKIMI
Roma 14:1-12
Roma 14:10. Tetapi engkau, mengapakah engkau menghakimi saudaramu? Atau mengapakah engkau menghina saudaramu? Sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Allah.
Dosa menghakimi adalah salah satu dosa yang paling tersembunyi di antara dosa-dosa yang ‘dianggap pantas’ karena dosa ini seringkali dipraktekkan dengan dalih giat memperjuangkan apa yang benar. Dari situlah muncul sifat menghakimi. Kita menyetarakan pandangan kita dengan kebenaran. Contohnya, saat ini seringkali terjadi di mana para aktivis atau pendemo membakar fasilitas negara dengan dalih protes, karena menganggap sesuatu yang salah dan pendapat mereka yang benar dan mereka menyatakan penghakiman mereka.
Rasul Paulus mengalami masalah ini dalam Roma 14. Ada dua isu yang dianggap menimbulkan sikap menghakimi di antara jemaat Roma. Pertama adalah vegetarianisme (makan sayuran) VS mentalitas ‘makanlah apa saja sesukamu’. Dan isu ke dua ialah soal mengkhususkan hari-hari suci. Dalam istilah Paulus, “Yang satu menganggap satu hari lebih baik daripada hari yang lain, sedangkan yang lain menganggap semua hari sama (Roma 14:5).”
Respon Paulus kepada situasi di Roma adalah, “Berhentilah saling menghakimi apa pun keyakinanmu.” Dan kemudian dia menambahkan, “Siapakah kamu, sehingga kamu menghakimi orang lain?” Pada dasarnya Paulus mengatakan, untuk berhentilah berperan sebagai Allah terhadap saudara-saudara di dalam Kristus. Allah-lah Hakimnya, bukan Anda.
Di masa pandemi yang melanda semua bangsa di dunia, termasuk Indonesia, adalah sikap yang lebih elok dan baik jika kita terus berdoa kepada Tuhan kita yang Maha Segalanya. Berhentilah dalam berpolemik, saling menyalahkan apalagi menghakimi. Di saat kita gencar berdoa memohon pertolongan dan kasih Tuhan, jangan digembosi dengan dosa menghakimi baik kepada sesama maupun kepada bangsa kita. Ingat pesan Rasul Paulus, “Berhentilah berperan sebagai Allah bagi bangsa ini!”
Doa: “Ampuni kami ya Allah yang kerap berperan seolah kami adalah Engkau dengan menghakimi sesama kami. Amin.”
Bacaan Setahun: Yohanes 10:11-21;Galatia 4:12-20;Yesaya 56:1-57:5;I Raja-raja 15-16.
GBI Pasir Koja 39 Bandung