PAHLAWAN SALAH TEMPAT DAN WAKTU
Markus 14:3-11
Markus 14:10. “Lalu pergilah Yudas Iskariot, salah seorang dari kedua belas murid itu, kepada imam-imam kepala dengan maksud untuk menyerahkan Yesus kepada mereka.”
Yudas artinya sembahlah Tuhan (Ibrani), sedangkan Iskariot artinya pembunuh (aram: isqari’aa). Arti nama yang bertolak belakang. Iskariot adalah nama sebuah desa di daerah Hebron, sebuah tempat di mana nenek moyang Daud dulu tinggal. Daerah yang secara kehidupan masyarakatnya cukup agamawi, namun tidaklah menjamin akan melahirkan orang-orang yang rohani.
Pekerjaan Yudas Iskariot sehari-hari adalah mengatur keuangan pelayanan, namun ada kemungkinan kas keuangan pelayanan tidak terlalu besar, sebab hampir seluruh pelayanan Yesus disertai mujizat, jadi hampir jarang membutuhkan dana. Rasa tamaknya muncul terlihat ketika ada seorang wanita yang mengurapi Yesus dengan minyak wangi mahal, Ia protes keras. Ia mengatakan minyak tersebut bisa dijual untuk menolong orang miskin, tetapi sesungguhnya jiwa tamak yang menguasainya. Ketika sikap hati tidak dijaga, maka akan muncul niat jahat.
Sebenarnya kalau dilihat dari perspektif lain, Yudas Iskariot adalah seorang yang masuk dalam grand design rencana Allah. Misi rahasianya ialah menjual Yesus ke imam. Penulis melihat, bahwa Yudas Iskariot adalah pahlawan, hanya saja pada waktu dan tempat yang salah. Seandainya ia bertobat dan tidak bunuh diri, maka bisa jadi dia akan menjadi murid yang luar biasa.
Oleh sebab itu, jadilah pahlawan di waktu dan tempat yang tepat, sesuai dengan marifat dari Allah sumber berkat. Niscaya kepahlawan kita akan memberi manfaat kepada keluarga khususnya, dan umumnya kepada jemaat dan masyrakat. Jadilah pahlawan di bidang Anda masing masing. Tuhan memberkati.
Doa: “Tuhan Yesus, kami mau masuk dalam rancangan besar-Mu atas keselamatan umat manusia. Jadikanlah kami pahlawan iman yang memuliakan nama-Mu senantiasa. Amin.”
GBI Pasir Koja 39 Bandung