
KUASA ALLAH DAN PERSEKUTUAN UMAT
Kisah Para Rasul 5:12-16
Kisah Para Rasul 5:12. Dan oleh rasul-rasul diadakan banyak tanda dan mujizat di antara orang banyak. Semua orang percaya selalu berkumpul di Serambi Salomo dalam persekutuan yang erat.
Kehadiran gereja mula-mula di dunia ini membawa dampak besar dan itu tampak dalam tiga fenomena. Yang pertama, walaupun mereka merupakan komunitas kecil, tetapi orang luar sangat menghargai mereka (ayat13). Kedua, dalam keterbatasannya mereka mampu menarik banyak orang untuk percaya kepada Yesus (ayat 14). Dan yang ketiga, mereka mampu membagikan kasih Allah kepada banyak orang melalui mukjizat penyembuhan dan pembebasan dari roh jahat (ayat 12, 15-16). Secara manusiawi ketiga hal ini mustahil bisa dimiliki oleh sekelompok kecil orang. Namun kenyataannya, mereka memilikinya.
Adapun rahasia ledakan yang dibawa oleh gereja mula-mula ini terletak pada dua hal. Gereja mula-mula mampu mempengaruhi dunianya karena adanya kuasa Allah yang bekerja di tengah-tengahnya (ayat 12a). Selain itu persekutuan mereka yang intensif sebagai tubuh Kristus juga menjadi rahasia pengaruhnya (ayat 12b). Dua hal ini mampu menghasilkan ledakan besar yang melanda dunia saat itu tanpa bisa dihentikan.
Apabila dua hal ini dimiliki juga oleh kita, gereja Tuhan yang hidup di masa kini, maka tentu saja kita bisa bangkit dari kemandekan. Secara umum, gereja sekarang sudah lama tidur. Kita begitu disibukkan dengan program-program rutin gereja, sehingga melupakan yang lebih penting dari itu. Kita melayani Allah, tetapi tidak mengalami kuasa-Nya. Kita selalu berkumpul dalam gedung gereja, tetapi tidak membangun persekutuan. Ini ironis sekali. Gereja harus bangkit kembali dengan mengalami kuasa Allah dan memelihara persekutuannya. Dengan inilah kita bisa membuat suatu ledakan di zaman kita ini, sebagaimana pengalaman gereja mula-mula.
Doa: “Tuhan Yesus, bantulah kami agar kuasa Allah bekerja atas umat-Mu di kehidupan saat ini, dan juga agar kami memiliki persekutuan yang erat dengan Allah. Amin.”
Bacaan Setahun: Lukas 9:1-17; Roma 11:11-24; Amsal 7; Ulangan 15.
GBI Pasir Koja 39 Bandung