
TUGAS ORANGTUA
1 Samuel 3:11-14
Amsal 4:13. “Berpeganglah pada didikan, janganlah melepaskannya, peliharalah dia, karena dialah hidupmu.”
Dalam permulaan kitab 1 Samuel, terdapat satu kisah keluarga hamba Tuhan yang mengalami nasib tragis di tangan Tuhan. Keluarga itu adalah keluarga imam Eli. Eli berasal dari keturunan Itamar, adik Eleazar, anak-anak Harun. Jadi, Eli dan anak-anaknya (Hofni dan Pinehas) otomatis mendapat jabatan imam secara waris.
Sangat disayangkan, jabatan-jabatan yang sangat berharga itu tidak dihargai Eli dan kedua anaknya. Mereka meremehkan, bahkan menyalahgunakan panggilan yang mulia itu. Sebagai akibatnya, keluarga itu mendapat hukuman Tuhan yang sangat tragis. Tuhan mengutuk keluarga itu turun-temurun sehingga tidak seorang pun dari antara mereka yang berhasil sebagai kakek. Jika Tuhan menyisakan satu orang dari antara mereka yang hidup, ia akan mengemis untuk menjabat sebagai imam demi perutnya yang lapar (1 Sam. 2:27-36).
Melalui seorang nabi-Nya (Samuel, mendapat wahyu ketika masih muda), Ia masih memberikan peringatan dengan ancaman kutuk jika Eli tidak bertobat. Peringatan nabi Tuhan itu dipandang sepi oleh Eli.
Imam Eli lebih menghormati anak-anaknya daripada Tuhan (1 Sam. 2:29). Setiap kali ia mendengar anak-anaknya tidur dengan perempuan-perempuan pelayan di depan pintu Kemah Pertemuan, Eli tidak menindak mereka secara tegas sesuai dengan Hukum Taurat. Eli hanya menasihati mereka seperti menasihati seorang balita. Padahal, menurut Taurat, semestinya Eli membawa mereka ke depan tua-tua Israel dan mengadukan segala kejahatan mereka, lalu melontari mereka dengan batu (Ul. 21:18-21).
Sebagai orangtua, kita wajib memperingatkan, bahkan kalau perlu menghajar anak-anak jika mereka berbuat dosa, agar hukuman jangan menimpa keluarga kita.
Amsal 22:6. “Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanyapun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu.”
Doa: “Tuhan, beri kami hikmat untuk mendidik anak-anak kami hidup takut akan Engkau. Amin.”
Bacaan Setahun: Lukas 19:1-10; I Korintus 7:1-9; Pengkhotbah 7:23-8:8; Yosua 21
GBI Pasir Koja 39 Bandung